Kilas Garut News-Kepolisian Sektor Cikajang melaksanakan kegiatan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) Jam Rawan Pagi yang berlokasi di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Cikajang pada hari Jum’at (16/09/2022) pukul 06.30 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dibeberapa tempat diantaranya di Jalan Raya Cikajang, SMP Negeri 1 Cikajang, SMP Negeri 2 Cikajang dan Pasar Cikajang dengan pelaksana yang terlibat hadir serta bertugas yaitu AIPDA Ridwan dan Brigadir Agnes G.N.
Pelaksanaan pengamanan jam rawan pagi meliputi beberapa rangkaian kegiatan yaitu pelaksanaan pengaturan lalu lintas pos rawan pagi, penguraian kemacetan lalu lintas, melakukan penyebrangan, pemberian teguran lisan terhadap pelanggaran kasat mata dan pelaksanaan himbauan protokol kesehatan Covid-19.
Laporan yang disampaikan Kapolsek Cikajang IPTU Sularto memuat informasi bahwa kegiatan Jam Rawan Pagi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) Polsek Cikajang Polres Garut yang dilaksanakan berjalan dalam kondisi aman, lancar dan kondusif.
“Kegiatan Jam Rawan Pagi merupakan langkah yang dilakukan dalam menciptakan situasi dimana penggunaan lalu lintas dirasa baik serta warga masyarakat sebagai pengguna jalan merasa aman karena terbebas dari rasa ketakutan dan adanya ancaman hambatan maupun gangguan yang kemungkinan terjadi” ungkap Kapolsek Cikajang.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).











