Kilas Garut News-Kepolisian Sektor Singajaya melaksanakan monitoring kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang bertempat di Kampung Cipariuk RT 02/06 Desa Ciudian Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut pada hari Selasa (06/09/2022) tepatnya pukul 08.30 WIB sampai dengan selesai.
Kegiatan Kapolsek Singajaya bersama Bhabinkamtibmas serta Babinsa Desa Ciudian Kecamatan Singajaya tersebut melakukan monitoring pencapaian target Imunisasi di Kampung Cipariuk Desa Ciudian sebagai langkah yang dilakukan untuk melindungi anak-anak dari ancaman penyakit yang kemungkinan dapat menyerang mereka.
Selain pelaksanaan kegiatan BIAN, Polsek Singajaya turut berikan himbauan mengenai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada warga masyarakat dengan melakukan pembinaan untuk menciptakan kondisi yang kondusif di Desa Ciudian tersebut.
Pelaksana tugas yang terlibat dan turut hadir melaksanakan kegiatan monitoring kegiatan BIAN diantaranya Penjawil dan Bidan Desa Rostika, Amd. Keb., Bhabinkamtibmas Desa Ciudian, Babinsa Desa Ciudian, serta para Ibu Kader Kampung Cipariuk Desa Ciudian.
Kapolsek Singajaya AKP Sahono menyampaikan, bahwa selama pelaksanaan monitoring BIAN dan pemberian himbauan Kamtibmas berjalan dalam situasi aman dan lancar dengan hasil yang dicapai yaitu memberikan himbauan untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dan masyarakat pada saat melaksanakan seluruh kegiatan dilakukan dengan tertib.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).












