Mahasiswa KKN Tematik STAI Siliwangi Garut Kelompok 8 Inisiasi Pembuatan Jembatan Penghubung di Desa Campaka Malangbong  - Kilas Garut News

Mahasiswa KKN Tematik STAI Siliwangi Garut Kelompok 8 Inisiasi Pembuatan Jembatan Penghubung di Desa Campaka Malangbong 

Avatar photo

- Reporter

Senin, 3 Februari 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik STAI Siliwangi Garut kelompok 8 yang bertugas di Desa Campaka, Kecamatan Malangbong, menginisiasi pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Babakan Jaya Mulya dan Kampung Campaka. Pembangunan jembatan ini telah *dilaksanakan pada 1 Februari 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat setempat.

i

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik STAI Siliwangi Garut kelompok 8 yang bertugas di Desa Campaka, Kecamatan Malangbong, menginisiasi pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Babakan Jaya Mulya dan Kampung Campaka. Pembangunan jembatan ini telah *dilaksanakan pada 1 Februari 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat setempat.

KILASGARUTNEWS.id|Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Tematik STAI Siliwangi Garut kelompok 8 yang bertugas di Desa Campaka, Kecamatan Malangbong, menginisiasi pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Babakan Jaya Mulya dan Kampung Campaka. Pembangunan jembatan ini telah dilaksanakan pada 1 Februari 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat setempat.  

Dipimpin oleh ketua kelompok, Mu’adz Arrazy, serta didukung oleh Ilham Nurfahmi selaku humas, program ini hadir sebagai solusi atas kendala akses yang selama ini dihadapi warga, terutama saat musim hujan. Jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, meningkatkan akses ekonomi, serta memperlancar aktivitas sosial dan pendidikan di wilayah tersebut.  

Program ini sejalan dengan tema *”Pendekatan Holistik Keagamaan, Pendidikan, dan Ekonomi dalam Program Ketahanan Pangan”*, yang menjadi fokus utama KKN Tematik STAI Siliwangi Garut. Mahasiswa bersama masyarakat bergotong-royong dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan jembatan.  

Baca Juga :  Kodim 0611/Garut Bangun Jembatan Armco di Desa Cisitu Malangbong

Kepala Desa Campaka, *Ade Kamaludin*, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap mahasiswa KKNM STAIS yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.  

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan kepedulian mahasiswa KKNM STAIS Kelompok 08 yang telah membantu menginisiasi pembangunan jembatan ini. Kehadiran mereka benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses dan kesejahteraan warga. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan desa,” ujarnya.  

Senada dengan itu, *pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum Campaka, Aj. Agus*, yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, menyampaikan rasa terima kasihnya.  

“Jembatan ini sudah lama dibutuhkan oleh warga. Dengan adanya bantuan dari mahasiswa KKN, Alhamdulillah pembangunan jembatan ini bisa terlaksana. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama bagi santri, anak-anak sekolah, dan petani yang setiap hari melewati jalur ini. Kami berharap kerjasama seperti ini terus berlanjut di masa depan,” ungkapnya.  

Baca Juga :  Truk Muatan Mie Instan Terguling di Tanjakan Andir Malangbong, Jalur Bandung–Tasik Lumpuh

Ketua kelompok KKNM STAIS Kelompok 08, *Mu’adz Arrazy*, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, terutama bagi anak-anak santri yang membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah.  

“Pembangunan jembatan ini kami realisasikan atas dasar kepedulian kami terhadap warga, khususnya anak-anak santri yang setiap hari melewati jalur ini. Kami berharap jembatan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Selain itu, kami juga ingin mendesak pemerintah agar lebih memperhatikan daerah pelosok, terutama dalam pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya.  

Diharapkan, dengan adanya infrastruktur ini, kesejahteraan dan konektivitas antar warga semakin meningkat, mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

(Deden Kurnia)

Berita Terkait

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Air Setinggi 30 Cm Rendam Rumah Warga, Polisi Bergerak Cepat Tangani Banjir di Karangpawitan
Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah
Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras
Antara Data dan Realita, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) AL Usman Kembali Salurkan Kursi Roda 3 in 1 Bagi Penyandang Disabilitas di Karangpawitan
Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11 WIB

Polri Hadir dengan Hati, Polsek Bungbulang Gelar Aksi Jumat Berkah

Sabtu, 18 April 2026 - 11:06 WIB

Dibina, Bukan Dipenjara: Cara Humanis Polsek Cibatu Tangani Pelajar Penjual Miras

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Senin, 20 Apr 2026 - 13:14 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!