Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo Sebut Kasus Mutilasi di Cibalong Dinyatakan Gangguan Jiwa - Kilas Garut News

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo Sebut Kasus Mutilasi di Cibalong Dinyatakan Gangguan Jiwa

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 31 Juli 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku kasus mutilasi di Cibalong, (Foto:Istimewa)

i

Pelaku kasus mutilasi di Cibalong, (Foto:Istimewa)

KILASGARUTNEWS.id|Kasus mutilasi yang menggegerkan warga Garut ini memasuki babak baru. Erus, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, dinyatakan mengalami gangguan kejiwaan. Rabu (31/07/2024).

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, setelah pihak kepolisian menerima hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Sartika Asih, Bandung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim ahli dan dokter dari rumah sakit, yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan,” Ungkap Ari

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Garut: Pelaku Pelecehan di Angkot Ditangkap dalam Waktu Singkat

Meskipun begitu, kasus ini tetap akan diproses sesuai hukum yang berlaku. “Saat ini, kami masih melanjutkan penanganan kasusnya. Polisi akan segera melengkapi berkas penyidikan untuk diserahkan kepada Kejaksaan agar dapat segera disidangkan,” tambah Ari.

Sekadar diketahui, kasus mutilasi menghebohkan warga Garut di akhir bulan Juni 2024 lalu. Saat itu, hari Minggu, (30/6/2024) warga di kawasan Sancang, Cibalong dihebohkan dengan penemuan jasad lelaki di pinggir jalan.

Baca Juga :  Satu Unit Rumah Semi Permanen di Garut Kebakaran, Polsek Samarang Polres Garut Cek TKP

Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap. Polisi telah melakukan berbagai upaya, termasuk melacak identitas melalui sistem dan menyebarkan gambar wajah korban kepada masyarakat, namun hasilnya belum membuahkan titik terang.

Proses hukum terhadap Erus akan tetap berlanjut, meskipun dengan penanganan khusus mengingat kondisi kejiwaannya. 

“Nanti yang menentukan hukumannya akan seperti apa, itu majelis hakim,” tutup AKP Ari.

(Deden Kurnia/Humas Polres Garut*).

Berita Terkait

Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias
Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal
Warga Bersyukur, Jembatan Armco Penghubung Dua Kampung di Kadungora Rampung
Aksi Cepat Polisi, ODGJ yang Resahkan Warga Dibawa ke Dinas Sosial
Abaikan Peringatan, Pria di Garut Tewas Kesetrum Saat Tebang Pohon
Sat Samapta Polres Garut Amankan Pilkades PAW di Cibatu
Unit Gakum Sat Lantas Polres Garut Tangani Laka Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng
Manasik Haji Garut 2026 Digelar, 171 Jemaah Siap Berangkat Mei Mendatang
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:32 WIB

Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias

Kamis, 16 April 2026 - 20:23 WIB

Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal

Kamis, 16 April 2026 - 11:01 WIB

Warga Bersyukur, Jembatan Armco Penghubung Dua Kampung di Kadungora Rampung

Rabu, 15 April 2026 - 08:08 WIB

Aksi Cepat Polisi, ODGJ yang Resahkan Warga Dibawa ke Dinas Sosial

Selasa, 14 April 2026 - 16:57 WIB

Abaikan Peringatan, Pria di Garut Tewas Kesetrum Saat Tebang Pohon

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

Dari Polisi untuk Kemanusiaan, Donor Darah di Garut Disambut Antusias

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:32 WIB

Redaksi Kilas

Program MBG di Garut Terus Dievaluasi untuk Pelayanan Maksimal

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:23 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!