KILASGARUTNEWS.id|Upaya dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako), Polsek Leuwigoong Polres Garut melaksanakan pengecekan di pasar tradisional yang berada di wilayah Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jumat (14/4/2023).

Pada kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB sampai selesai, Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, SH.,SIK, melalui Kapolsek Leuwigoong Ipda Tatang Sukirman mengatakan pihaknya melakukan pengecekan ketersediaan sembako dan Expayer barang kemasan di pasar tradisional Leuwigoong, Alfamart dan Indomart bersama jajaran muspika Leuwigoong.
“Bersama Muspika Leuwigoong Kami melakukan pengecekan ketersediaan sembako salah satunya di pasar tradisional leuwigoong dan terpantau masih aman dan terkendali” tuturnya.
Kapolsek Leuwigoong mengatakan, pengecekan persediaan dan harga sembako di pasar tradisional tersebut juga dalam menindaklanjuti isu -isu terkait persediaan beberapa jenis bahan pangan mulai langka dan harga yang mahal menjelang lebaran.
“Kegiatan pengecekan ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Polsek Leuwigoong Polres Garut dalam rangka memastikan persediaan dan harga kebutuhan pangan di pasaran menjelang Idul Fitri 1444 H tahun 2023 M,” ujar Ipda Tatang Sukirman.
Selain itu, Ipda Tatang Sukirman menjelaskan, dari pantauan petugas di lapangan, pihaknya menilai ketersediaan bahan pokok dan harga Sembako di Pasar Tradisional Leuwigoong masih stabil, tidak terjadi kelangkaan menjelang lebaran kali ini.
Hadir pada giat tersebut Muspika Leuwigoong, Anggota Piket Polsek Leuwigoong, Babinsa, UPT. Puskesmas Leuwigoong dan Satpol PP Leuwigoong.
Giat tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran muspika Leuwigoong yang bekerjasama dengan UPT. Puskesmas Leuwigoong setiap bulan Ramadhan hal ini antisipasi ketersediaan bahan sembako dan masa kadaluarsa barang kemasan yang ada di pasar tradisional Leuwigoong.
Selain itu hasil pengecekan bahan pokok dan harga yang ada di pasar tradisional Leuwigoong masih relatif normal serta tidak d temukannya produk atau barang yang kadaluarsa.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, semoga dapat tercipta Harkamtibmas di lingkungan pasar tradisional, sebagai contoh untuk harga beras premium sekarang Rp.12.000 per kilonya dan minyak kemasan Rp.35.000 per 2 liternya dan ini masih terpantau aman dan terkendali ,” tutup Ipda Tatang Sukirman. (Deden Kurnia*).












