Kilas Garut News-Kabag Logistik Polres Garut Kompol Hermasyah didampingi Brigadir G. Ramadhan, SH. (Ba Bag Logistik), mengecek tanah hibah yang akan dibangun Polsubsektor Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Turut hadir Forkopimcam Cigedug, dan Kapolsubsektor Cigedug. Kamis (18/7/2022).
Kabaglog Polres Garut Hermansyah menerangkan, pengecekan Tanah Hibah yang akan dibangun Polsubsektor Cigedug, ” jadi kami cek terlebih dahulu Tanah Hibahnya, setelah itu nanti Kami sesuai apa yang menjadi intruksi dari Pimpinan memulai pembangunan setelah mekanisme dan prosedurnya sudah beres.”, ungkapnya.
Kabaglog Hermasyah menambahkan, ” Hibah lahan ini untuk pembangunan polsubsektor Cigedug dan rumah dinas, yang kedepannya dapat menunjang pelaksanaan tugas Polres Garut dalam menjaga Harkamtibmas di wilayah Kabupaten Garut, khususnya di Kecamatan Cigedug.,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan pembangunan Polsubsektor Cigedug ini segera dilaksanakan, sehingga Warga Kecamatan Cigedug mempunyai Polsek sendiri yang akan melayani dan menjaga Kamtibmas pada masyarakat khususnya Masyarakat Cigedug.”, pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).











