Jelang Ramadhan 1444 Hijriyah, Baznas Garut Gelar Rapat Kordinasi Bersama UPZ Kecamatan Se- Kabupaten Garut - Kilas Garut News

Jelang Ramadhan 1444 Hijriyah, Baznas Garut Gelar Rapat Kordinasi Bersama UPZ Kecamatan Se- Kabupaten Garut

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 17 Maret 2023 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut tengah mengadakan rapat kordinasi (Rakor)bersama para Pengelola Unit Zakat (UPZ) kecamatan,yang bertempat di Aula Kantor Bank Jabar Banten (BJB),lantai 2,Jalan Ahmad Yani ,Kecamatan Garut kota, kabupaten Garut.Jum’at (17/03/2023).

Dalam kesempatan Rapat Kordinasi berlangsung dan dihadiri para sekertaris Kecamatan selaku UPZ SE kabupaten Garut. Selain itu, hadir Ketua Baznas Kabupaten Garut,Abdullah Effendi,Kepala Kemenag Garut,Dewan pengawas Baznas Garut Rd.H Aas,dan Dewas H Suherman,dan jajaran stap Baznas Garut lainnya.

Disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Garut Abdullah Effendi mengatakan,rakor bersama UPZ kecamatan Se Garut ini senantiasa dilaksanakan, dalam rangka jelang bulan Ramadhan 1444 H (2023) tentang infak masyarakat ke Baznas Garut.

Berinfak masyarakat yang dilakukan oleh Baznas dan itu dikuatkan dengan surat edaran Bupati, mudah-mudahan masyarakat muslim kabupaten Garut bisa berinfak ke baznas dalam rangka untuk pengumpulan dan dimanfaatkan lagi.

Karena ini juga merupakan arahan dari baznas RI bagaimana banyak ibu kota untuk bisa menggolkan bulan penuh berkah di bulan Ramadan ini.”ujar Abdullah Effendi kepada awak media usai melaksanakan rakor tersebut.

“Gerakan infaq ini oleh Allah akan dilipat gandakan, yang sunat seperti wajib, yang wajib apalagi lebih dilipatkan”

Lanjut disampakan ia, jadi pada intinya kami mengajak kepada masyarakat muslimat kabupaten Garut di bulan Ramadan 1444 hijriah atau 2023 ini supaya menyisihkan infaq Ramadhan sebesar Rp.3.000 kepada Baznas, yang nantinya diperuntukan lagi untuk kesejahteraan masyarakat Garut dari dana infaq ini.

Ia berharap, kepada semuanya bahwa, dana ini harus dikumpulkan dulu,dimasukkan dulu ke Baznas, karena kami mau target neracanya menjadi 16 miliar sesuai dengan Kerja Anggaran Tahunan (KAT) 2023 ini,kalau kita ada Rp 400.000 berarti kita akan mengumpulkan dana sebesar 1,2 miliar, yang nantinya juga akan diserahkan untuk berjenjang kepada Unit Pengelola Zakat (UPZ) Kecamatan, desa, dan DKM yang sebagiannya,

Baca Juga :  Satpolairud Polres Garut Bantu Menyebrangi Anak Sekolah di Sungai Cimanuk

Kemudian sebagian dikelola oleh Baznas untuk membantu dalam hal-hal yang tidak bisa didanai oleh dana zakat, karena ada beberapa yang tidak bisa dari dana zakat karena kita ada peraturannya, ada per Baznas tahun 2018 sekarang aturan telah di syahkan.”tuturnya.

Jadi dana infaq itu lebih fleksibel daripada zakat ,lanjut Abdulah Efendi ,kedua kami juga sesuai arahan dari kemenag akan melaunching dulu dilingkungan siswa madrasah negeri yang dibawah kemenag akan ada gerakan cinta infaq yang sebesar Rp.2.000 .

“nah ini setelah proyek nanti tahun depannya bisa dengan siswa yang ada di ruang lingkup dinas Pendidikan,dan kita juga tunggu dari Perbup yang masih ada di biro hukum belum selesai ,karena pada saatnya kita harus berjalan dengan tiga konsep tadi yaitu, amansari,aman regulasi, dan aman NKRI”.

Kalau secara perbup itu dimasukkan dan itu menjadi kekuatan kita dalam hal pengumpulan. Sebetulnya kekuasaan itu ada di Bupati bukan di Baznas, kita hanya menerima saja. Alhamdulillah Pada kesempatan ini, tahun ini Pak Bupati Garut akan mendapatkan penghargaan dari Baznas RI selaku kepala daerah pendukung pengumpulan zakat yang akan diserahkan bersama-sama dengan pimpinan baznas yang nanti pada tanggal 21 Maret yang bertempat di Puri hotel Sahid Jakarta.

Lebih jauh Ia menyampaikan,dari nilai RP 3000 itu akan dikembalikan Rp. 1500 kepada Kecamatan, kepada desa, dan kepada DKM,jadi ke Baznas nya Rp.1500. Tapi pada intinya tarik ulur semuanya 3000 karena kalau setengahnya kita akan terlihat tercapai. Jadi kita merubah maindset kalau waktu produk pertama itu memang langsung didistribusikan oleh kecamatan, desa, dan DKM jadi tidak akan tercapai.

Baca Juga :  Polsek Bayongbong Gelar Pengamanan Kampanye Cabup dan Cawabup

,”Nah kemarin ada yang sebagian sudah masuk, sekarang kita akan ditarik dulu semuanya 3000 itu karena kita mau mendaftarkan 1,2 miliar dari 400.000 kupon infaq itu.”jelasnya

“Kita mendapatkan Rp.400 juta ya, kalau Rp.1,2 milyar berarti Baznas secara sendirinya senilai Rp.600 juta,dan yang Rp.600 juta di bagi untuk tiga tahapan tadi yaitu ada hak amil nya dan ada pendistribusiannya baik untuk DKM, desa, dan untuk Kecamatan”.

Jadi yang kemarin Rp.400 juta ada sebagian sudah masuk ada sebagian yang sudah di potong gitu ya, jadi pada intinya targetan sekarang ke Baznas dulu.

Kedua kami harapkan zakat fitrah dari masyarakat karena tetap kita juga dipantau oleh Baznas RI untuk ada pemasukan “non Neraca” ya, neraca of baelisit, jadi zakat fitrah itu nanti kita kerjasama pokzalu sama dengan upz dan nanti juga ada laporannya.

Tahun kemarin kita mengumpulkan non neraca itu Rp.78 Milyar yang mudah -mudahan tahun sekarang bisa naik ya, jadi kalau di luar neraca itu tidak bisa ada nilai tambahnya ,hanya catatan saja, jadi kami kemarin dalam laporan keuangan itu ada prestasi dari Jawa barat juga pusat.

Kalau di luar neraca Baznas Garut cukup lumayan, tapi kita dalam neraka yang maunya ya gitu, jadi pada intinya kami bagaimana sekarang sesuai yang dikatakan tadi Kepala Kemenag gerakan zakat sudah lumayan tapi bagaimana oftimalisasinya ya. Karena ada ekstensifikasi juga ada intensifikasi,bagi yang belum diselesaikan di PNS kita selesaikan.”ujarnya

Lalu kita merambah kepada hal yang lain di masyarakat masih banyak lagi. Zakat penghasilan juga dari pusat itu kita mengumpulkan Rp.17 miliar dalam satu tahunnya untuk para ASN di luar zakat yang ada di masyarakat.”pungkasnya

Berita Terkait

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong
Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial
Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan
Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya
Gerak Cepat Dinsos Garut dan LKSA Al-Usman, Sembako Sampai ke Penyandang Disabilitas Dewi Sinta di Situsaeur
Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan
Tanah untuk Rakyat, Bupati Garut Perkuat Reforma Agraria di Rakor GTRA
Bupati Garut Gaskeun Pembangunan Karakter, Pramuka Jadi Garda Terdepan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Terbongkar dari Kecurigaan Nenek, Kasus Cabul Anak di Garut Berujung Penangkapan di Cibalong

Selasa, 21 April 2026 - 09:28 WIB

Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026 Laksanakan KKL di Garut Selatan, Tinjau Pembangunan Batalyon Teritorial

Senin, 20 April 2026 - 22:14 WIB

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

Senin, 20 April 2026 - 21:18 WIB

Langkah Strategis Kodim 0611 Garut Gandeng Media, Ini Pesan Pentingnya

Senin, 20 April 2026 - 13:14 WIB

Sat Samapta Polres Garut Sigap Tangani Banjir di Karangpawitan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!