Direktur BHINEKA INSTITUTE Tegaskan Insiden Pernikahan Wakil Bupati Garut Bukan Tindak Pidana, Hanya Musibah - Kilas Garut News

Direktur BHINEKA INSTITUTE Tegaskan Insiden Pernikahan Wakil Bupati Garut Bukan Tindak Pidana, Hanya Musibah

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 22 Juli 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur BHINEKA INSTITUTE, Jijay Zaenal Arifin, S.H.

i

Direktur BHINEKA INSTITUTE, Jijay Zaenal Arifin, S.H.

KILASGARUTNEWS.id|Syukuran perkawinan antara Maulana Akbar anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dengan Luthfianisa Putri Karlina Wakil Bupati Garut harus mengisakan Insiden yang memilukan. Pasalnya dalam syukuran perkawinan yang berlangsung 3 hari tersebut harus memakan korban jiwa 3 (tiga) orang meninggal Dunia. 

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa Perkawinan antara Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina dengan Maulana Akbar berlangsung dalam tempo 3 hari yang diselenggarakan di halaman Pendopo Garut, Jawa Barat.

Atas kejadian tersebut diatas, Direktur BHINEKA INSTITUTE, Jijay Zaenal Arifin, S.H. menegaskan bahwa Kejadian memilukan yang terjadi dalam pesta perkawinan tersebut semestinya disikapi secara jernih, objektif, dan berlandaskan hukum. Senin (22/7/2025).

Baca Juga :  Wakil Bupati Garut Canangkan Program "Indung Ngalongok" untuk Tingkatkan Kebersihan dan Pelayanan di Kabupaten Garut

Kata Jizay, dalam perspektif hukum pidana Indonesia, tidak setiap peristiwa yang menimbulkan korban atau kematian dapat serta merta digolongkan sebagai tindak pidana. Diperlukan adanya unsur kesalahan (schuld), baik dalam bentuk kesengajaan (dolus) maupun kelalaian (culpa), agar suatu kejadian dapat dipidana. 

“Kejadian tersebut adalah Musibah. Murni sebuah Musibah. Tidak ada kelalaian, tidak ada mens rea (niat jahat) dan juga oleh karenanya tidak ada Tindak Pidana. Pihak Penyelenggara bermaksud untuk melakukan syukuran perkawinan dan berbagi kebahagiaan dengan mengundang warga Garut,”ucapnya kepada Kilas Garut News. 

Baca Juga :  Polsek Cisewu Polres Garut Temukan Warga Desa Girimukti Yang Hilang

Penegasan ini penting masih kata Jizay, untuk menjaga keseimbangan antara rasa empati dan objektivitas hukum. Kita tidak boleh membiarkan rasa duka berubah menjadi prasangka yang mengaburkan fakta. Yang lebih dibutuhkan saat ini adalah dukungan, doa, dan solidaritas bukan perburuan kesalahan yang tentunya hanya akan membuat kekisruhan pada ranah publik.

“Dengan demikian, alangkah baiknya kita memandang peristiwa ini sebagai pelajaran kemanusiaan, bukan kasus hukum. Sebab tidak semua luka harus diadili, sebagian justru cukup dipulihkan dengan kebijaksanaan,’tegas Jijay Zaenal Arifin.

(Deden Kurnia)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!