Diklat Inovasi Produk dan Pendampingan Digitalisasi Bagi Pelaku UKM Batik Garutan - Kilas Garut News

Diklat Inovasi Produk dan Pendampingan Digitalisasi Bagi Pelaku UKM Batik Garutan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 17 Desember 2021 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News – Hampir disetiap wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki produk khas Batik, salah satunya adalah Batik Garutan asal Kabupaten Garut. Salah satu UKM Batik Garutan dengan status kepemilikan usaha bersifat individu adalah Namira.

Didirkan sejak tahun 2008 oleh Nuria Hidayati dengan nomor izin usaha kecil menengah 530/0391/PK/IZ/III/2008.B yang berlokasi di Jalan Ciledug No.123 Garut. Namira memiliki tagline “Warisan Nenek Moyang” guna melestarikan budaya Kabupaten Garut berupa produk Batik Tulis dan Batik Cap.

Nuria Hidayati menceritakan masalah yang sedang dihadapinya saat ini adalah keunggulan bersaing yang belum setara perusahaan fashion asing. Melalui Program Kemitraan Masyarakat Tahun 2021 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, menggelar diklat inovasi produk dan pendampingan digitalisasi bagi mitra khususnya.

Nizar Alam Hamdani sebagai Ketua Tim sekaligus Dosen Universitas Garut menuturkan bahwa pelaksanaan diklat ini dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2021.Program ini telah dilaksanakan sejak Agustus 2021, dimulai dengan penyelenggraan diklat selama 3 hari kemudian dilanjutkan dengan pendampingan selama 3 bulan” katanya

Diklat hari pertama kata Nizar Alam Handani, untuk pemasaran produk secara online, lalu hari kedua pengelolaan produk dengan merancang inovasi produk dari kain batik tulis dan cap. Pada hari ketiga, kami menyelenggarakan diklat pengelolaan keuangan menggunakan system informasi aplikasi pencatatan informasi keuangan (SIAPIK) yang disediakan oleh Bank Indonesia.

Baca Juga :  Rektor IPI Garut Secara Resmi Melantik DPM, KBM, BEM, F.UKM dan HMPS

Beliau menilai, antusias dari peserta dengan diselenggarakannya diklat ini antusian pelaku UKM di kabupaten Garut cukup tinggi, bisa terlihat dari 15 orang peserta terdaftar seluruhnya disiplin mengikuti acara dari awal hingga selesai. Terlebih pada saat pembukaan Program Kemitraan Masyarakat dihadiri oleh perwakilan dari Disperindag ESDM Kabupaten Garut.

Sementara itu pelaku UKM Batik Garutan Nuria Hidayati, (50) mengungkapkan pihaknya merasa rasa senang telah mengikuti kegiatan diklat pemasaran, pengelolaan produk dan keuangan secara digital.

“saya sangat senang sekali ada diklat pemasaran, pengolahan dan keuangan secara digital tentunya ilmunya sangat bermanfaat sekali apalagi dijaman serba digital sekarang ini kita harus pintar-pintar mengelola produk secara digital” ujarnya

Pada bulan November 2021 tahun ini kata Nuria Hidayati pihaknya mengaku mendapat laba bersih Rp 7.820.000 dari hasil penjualannya padahal bulan-bulan sebelumnya rata-rata laba bersih Rp.3.000.000 juta an. Nuria Hidayati menceritakan latar belakang pendidikan yang nota bene pihaknya lulusan Sarjana Pertanian.

Baca Juga :  Pj Bupati Garut Lantik 5 PNS Jabatan Fungsional Pengembang Kewirausahaan

“pada saat mendapat diklat dan pendampingan pemasaran saya merasa terbantu. Terlebih Saya mendapat fasilitas belajar menjahit, jadi saya bisa membuat baju dan aksesoris dari kain batik”ucapnya

Masih kata Nuria Hidayati pihaknya sangat berkesan dengan adanya diklat ini karena bisa dapat menyusun laporan keuangan seperti perusahaan pada umumnya menggunakan aplikasi SIAPIK.

“Selama ini pihaknya mencatat secara manual. Awal-awal sedikit bingung, namun setelah adanya pendampingan saya jadi terampil. Terimakasi Saya ucapkan untuk pihak penyelenggara”ucapnya

Galih Abdul Fatah Maulani dan Intan Permana sebagai Anggota Tim sekaligus Dosen Universitas Garut menuturkan untuk kedepannya pihaknya sebagai akademisi bisa berkolaborasi dengan instansi pemerintah terkait untuk mendampingi pelaku usaha agar mencapai kinerja perusahaan terbaik.

“tidak perlu sungkan untuk menghubngi kami jika memerlukan bantuan atau bisa datang langsung ke Universitas Garut untuk bertemu.” pungkasnya Galih fatah maulani kepada awak media (Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla
Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!