Diduga Telur Busuk dan Roti Basi Dibagikan ke Siswa, Program Makanan Bergizi di SDN Sindangpalay 2 Jadi Sorotan - Kilas Garut News

Diduga Telur Busuk dan Roti Basi Dibagikan ke Siswa, Program Makanan Bergizi di SDN Sindangpalay 2 Jadi Sorotan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Program makanan bergizi gratis di SDN Sindangpalay 2 menjadi sorotan publik setelah sejumlah orang tua murid melaporkan dugaan pembagian telur busuk dan roti basi kepada para siswa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/02/2026). Beberapa orang tua mengaku menerima keluhan langsung dari anak-anak mereka sepulang sekolah terkait kondisi makanan yang dibagikan.

“Anak saya pulang sekolah kemarin dan bilang kalau telurnya bau. Pas saya cek, memang benar telurnya sudah busuk,” ujar salah satu orang tua murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Menjadi Salah Satu Materi Penyuluhan Pada Pelaksanaan TMMD ke 114 Kodim 0611/Garut

Kabar ini pun memicu kekhawatiran di kalangan wali murid terkait kualitas dan pengawasan makanan bergizi gratis yang seharusnya menunjang kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Tim Kilas Garut News mencoba melakukan konfirmasi langsung ke pihak sekolah. Namun, pihak sekolah dan guru enggan memberikan keterangan resmi. Mereka hanya membenarkan bahwa pada hari tersebut ditemukan telur puyuh dalam kondisi tidak layak konsumsi.

Tak berhenti di situ, tim media juga mendatangi lokasi dapur penyedia makanan guna meminta klarifikasi. Sayangnya, Ketua SPPG tidak berada di tempat, dan nomor telepon yang bersangkutan hingga berita ini diturunkan belum dapat dihubungi.

Baca Juga :  Garut Jadi Lokasi Uji Petik Nasional, BGN dan Bappenas Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

Para orang tua berharap pihak sekolah dan dinas terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengawasan kualitas makanan sebelum dibagikan kepada siswa, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia makanan maupun dinas pendidikan setempat.

(wan)

Berita Terkait

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla
Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Berita ini 377 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!