Kapolsek Pakenjeng Bergulat dengan Preman Kampung yang Ancam Bunuh Camat dan Kapolsek, Videonya Viral - Kilas Garut News

Kapolsek Pakenjeng Bergulat dengan Preman Kampung yang Ancam Bunuh Camat dan Kapolsek, Videonya Viral

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Sebuah video yang memperlihatkan seorang kapolsek bergulat dengan preman kampung di Kabupaten Garut, Jawa Barat, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, pada Jumat (13/3/2026) sore.

Dalam video yang beredar, tampak Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat terlibat perkelahian dengan seorang pria yang diketahui bernama Tio alias Tito Kobra. Peristiwa itu dipicu rasa tidak terima dari pelaku setelah sebelumnya ditegur saat makan di siang hari pada bulan Ramadan atau mokel.

Kapolsek Pakenjeng Iptu Muslih Hidayat menjelaskan, kejadian tersebut berawal sekitar 10 hari sebelumnya saat dirinya pulang dari kegiatan Safari Ramadan dan melanjutkan patroli di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.

Saat berada di lokasi, Muslih merasa curiga karena terdapat banyak sepeda motor terparkir, namun tidak terlihat pemiliknya. Setelah ditelusuri, ternyata sejumlah pemuda berada di bawah area tersebut sedang makan dan minum di siang hari.

Baca Juga :  Penyebab Terjadinya Kejahatan Salah Satunya Dari Miras, Begini Kata Kasat Narkoba Polres Garut Saat Sita Ribuan Botol Minuman Haram

“Saat berada di PLTM, saya merasa aneh karena banyak motor tapi orangnya tidak ada. Setelah saya telusuri, ternyata mereka ada di bawah sedang makan dan minum,” ujar Muslih, Sabtu (14/3/2026).

Kepada para pemuda yang kedapatan tidak berpuasa tersebut, Muslih memberikan teguran dan hukuman push-up sebagai bentuk pembinaan, mengacu pada maklumat Bupati Garut terkait imbauan menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.

Namun pada Jumat (13/3), saat Kapolsek hendak melaksanakan kegiatan berbagi takjil bersama komunitas pemuda di Pakenjeng, Tito Kobra tiba-tiba menghampiri dan memprotes tindakan yang dilakukan Muslih sebelumnya.

Tito mengaku tersinggung karena dirinya dan rekan-rekannya sempat dirazia saat makan di siang hari. Meski Muslih telah menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat kepolisian, pelaku tetap tidak menerima.

Baca Juga :  Pemilik Rumah di Sukadana Digerebek Polres Garut Lantaran Menyimpan Ratusan Botol Miras

Situasi memanas ketika Tito diduga mengancam akan membunuh Kapolsek dan Camat Pakenjeng. Mendengar ancaman tersebut, Muslih akhirnya mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkan pelaku dengan tujuan mengamankannya ke Mapolsek.

“Saat dia pergi, dia sempat mengatakan akan membunuh camat sekaligus kapolsek,” ungkap Muslih menirukan ucapan pelaku.

Upaya pengamanan sempat diwarnai perlawanan dari Tito hingga terjadi perkelahian singkat antara keduanya. Namun akhirnya Tito Kobra berhasil dilumpuhkan dan diamankan.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebilah golok kecil yang dibawa pelaku. Meski demikian, Kapolsek Pakenjeng memilih tidak membuat laporan resmi dan tidak melanjutkan kasus tersebut ke proses hukum.

Muslih mengaku memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara bijak dan mengedepankan pendekatan persuasif demi menjaga kondusivitas wilayah.

(dk)

Berita Terkait

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian
Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir
Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Upacara HUT RI ke-81, Bupati Syakur Sampaikan Kabar Positif Pembangunan Garut
Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia, Polres Garut Ajak Masyarakat Lawan Hoaks dan Provokasi
81 Tahun Merdeka, Garut Jangan Hanya Hebat Diatas Kertas: 8 Tuntutan Akademisi Untuk Bupati Syakur-Putri
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:36 WIB

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data

Senin, 14 September 2026 - 20:54 WIB

Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!