Bupati Garut Ikuti Panen Raya Serentak 14 Provinsi, Tekankan Perhatian pada Petani - Kilas Garut News

Bupati Garut Ikuti Panen Raya Serentak 14 Provinsi, Tekankan Perhatian pada Petani

Avatar photo

- Reporter

Senin, 7 April 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jalan Lingkar Baru, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin (7/4/2025).

i

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jalan Lingkar Baru, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin (7/4/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi yang digelar secara daring bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jalan Lingkar Baru, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Senin (7/4/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya perhatian serius terhadap petani sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

“Hari ini kita melaksanakan panen raya, ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin kedaulatan negara melalui kedaulatan pangan,” ujar Syakur.

Ia menegaskan, beras merupakan komponen utama dalam pangan, sehingga petani harus mendapatkan dukungan maksimal. Mulai dari penyediaan irigasi, bibit, dan pupuk, hingga dorongan dalam pemanfaatan teknologi pertanian.

“Saya mohon bantuannya semuanya, bahwa beras itu adalah salah satu komponen utama dalam pangan. Oleh sebab itu kita harus memperhatikan mulai dari petaninya,” tambahnya.

Baca Juga :  Garut Kebut Program Makan Bergizi Gratis, Bupati Abdusy Syakur Amin Bertemu Kepala BGN

Terkait harga gabah, Bupati Garut meminta Bulog aktif menjaga stabilitas harga dan memberikan edukasi kepada petani terkait standar kualitas gabah. Ia mengimbau masyarakat menjual gabah dengan harga wajar, yakni Rp6.500 per kilogram.

“Lalu juga perusahaan kalau bisa bayangkan, kalau Bulog membeli gabah yang kadar airnya terlalu tinggi, akan cepat busuk dan merusak gabah lain di gudang. Hal ini harus disampaikan agar tidak terjadi salah paham di masyarakat,” ujarnya.

Syakur berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan petani, kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan nasional dapat tercapai. Ia juga meminta para kepala desa dan camat untuk menyosialisasikan informasi ini secara luas kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menyebutkan panen raya di Kabupaten Garut dilakukan di lahan seluas 92 hektar di wilayah Desa Cikembulan, Kadungora. Panen dilakukan secara bertahap setiap harinya.

Baca Juga :  Polsek Banjarwangi Bersama Yayasan Panda Garut Bantu Distribusikan Bansos Pangan Kepada Warga 

Ia menjelaskan, pihaknya turut mengundang Perum Bulog untuk menyerap gabah petani sesuai harga yang ditetapkan, sehingga diharapkan nantinya Bulog dapat membeli hasil padi dari masyarakat petani dengan rata-rata hasilnya 5 ton per hektar, sehingga menghasilkan ratusan ton yang bisa diserap dengan harga Rp6.500.

“Sehingga para petani bisa meningkatkan pendapatannya tidak hanya dipilih dengan harga murah tapi dengan harga yang wajar,” lanjutnya.

Haeruman menambahkan, sebelumnya panen raya juga telah dilakukan di wilayah selatan Garut, tepatnya di Kecamatan Pameungpeuk, dengan total luas lahan hampir mencapai 400 hektar.

(Deden Kurnia/IMM Polres Garut)

Berita Terkait

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi
FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan
Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026
Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:12 WIB

Petani Bayongbong Bangkit dari Kekeringan, Kadistan Garut Salurkan Bantuan Benih Padi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:49 WIB

FORTANI’26 Kawal Aspirasi Petani, Pemkab Garut Siap Tindaklanjuti Regulasi dan Akses Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 18:27 WIB

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!