BPS Garut Rilis Data Terbaru Kemiskinan, Bupati Garut : Kita Targetkan Penurunan Kemiskinan Hingga 8% di Akhir Tahun 2004 - Kilas Garut News

BPS Garut Rilis Data Terbaru Kemiskinan, Bupati Garut : Kita Targetkan Penurunan Kemiskinan Hingga 8% di Akhir Tahun 2004

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 17 Oktober 2023 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait angka kemiskinan di Kabupaten Garut untuk tahun 2023 berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023. Selasa (17/10/2023).

i

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait angka kemiskinan di Kabupaten Garut untuk tahun 2023 berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023. Selasa (17/10/2023).

KILASGARUTNEWS.id|Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait angka kemiskinan di Kabupaten Garut untuk tahun 2023 berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023.

Menurut berita resmi BPS, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Garut mencapai 260,48 ribu jiwa. Persentase penduduk miskin (Po) mencapai 9,77 persen dari total populasi. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P₁) tercatat sebesar 1,17, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P₂) berada pada angka 0,23. Garis Kemiskinan ditetapkan sebesar Rp.367.681 per kapita per bulan.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyambut baik penurunan angka kemiskinan ini, menyatakan rasa syukurnya karena Kabupaten Garut kembali ke satu digit. Rudy bahkan memiliki target untuk menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai 8% pada akhir tahun 2024.

Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Garut, sebelumnya, angka kemiskinan Kabupaten Garut sempat berada di angka 8.98% pada tahun 2019, hingga akhirnya mengalami kenaikan di tahun 2021 dan berada di angka 10.65% akibat diterpa Pandemi Covid-19.

Rudy menekankan pentingnya substansi dari upaya penanggulangan kemiskinan, dengan menekankan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Garut dan stakeholder terkait.

“Substansi dari kemiskinan itu harus kita lakukan upaya-upaya kebersamaan, terutama bagaimana kita tetap membuat secara sistematis  pendapatan per kapita masyarakat meningkat,” ujar Rudy ketika di wawancara seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024 dalam rangka Penanganan Pemilu Tahun 2024 di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga :  Polsek Batujaya Polres Karawang Hadirkan Keamanan di Lokasi Perbankan

Rudy juga menjelaskan, banyak upaya yang telah dilakukan guna menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Garut, salah satunya perencanaan jangka panjang dengan menghubungkan atau mengkonektivitaskan infrastruktur, terutama jalan-jalan produksi atau Jalan Usaha Tani (JUT), sehingga memberikan efisiensi dan efektivitas dalam pendistribusian hasil tani di Kabupaten Garut.

“Misalnya ya dulu yang harganya dawegan di daerah Cibalong di atas itu harganya cuman 300 perak, sekarang sudah kembali (jadi) 2.000 rupiah karena kita buat jalan, _sampeu_ yang tadinya hanya 200 perak karena ditanggung kan di pinggir jalan jadi seribu, sekarang di pinggir jalan karena jalannya bagus sudah 2 ribu,” jelasnya.

Dengan prestasi Kabupaten Garut dalam menurunkan angka kemiskinan dari 10.42% di tahun 2022 menjadi 9.77% di tahun 2023, Bupati Rudy Gunawan optimis bahwa di tahun 2024, angka kemiskinan dapat kembali berada di angka 8%.

“Kita optimis (bisa di angka 8%),” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Garut, Dody Gunawan Yusuf, secara terpisah, dalam keterangannya pada Selasa (17/10/2023), menyampaikan, data ini merupakan hasil perhitungan yang mengacu pada kaidah survei Susenas Maret 2023, yang mencakup jumlah penduduk miskin, persentase penduduk miskin, Indeks Kedalaman Kemiskinan, Indeks Keparahan Kemiskinan, serta Garis Kemiskinan di seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Angka kemiskinan Kabupaten Garut tahun 2023 ini, tambah Dody, bersifat resmi dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam perencanaan kebijakan untuk mengatasi masalah kemiskinan di wilayah ini.

Baca Juga :  Tim UPRC Sat Samapta Polres Garut Amankan Pemuda Pembawa Sajam

“Angka-angka ini merupakan indikator penting dalam memahami situasi kemiskinan di wilayah ini,” ujar Dody.

Dody juga menerangkan bahwa yang melakukan perhitungan hasil Susenas 2023 ini adalah BPS pusat.

“Kami kan sebagai pengumpul data hanya bisa menyampaikan (dan) mengimbau bagaimana memaknai angka itu, artinya dengan 9,77%, lalu jumlah penduduk miskinnya kurang lebih 260 ribuan ya, berarti ada warga Garut sekitar 260 ribu sekian jiwa itu masih di bawah garis kemiskinan, garis kemiskinannya Rp.367 ribu itu, itu per kapita per bulan, itu meningkat dibandingkan tahun yang lalu. Nah indikasinya sebenarnya kalau dari angka itu terlihat peningkatan kesejahteraan di masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap perbaikan ke depan yang dilakukan Pemerintah Daerah maupun pihak lainnya yang ikut serta dalam penanggulangan kemiskinan bisa terus berlanjut. Apalagi, kata Dody, akibat Covid-19 ini hampir semua daerah meningkat angka kemiskinannya, karena adanya penurunan daya beli masyarakat hingga angka pengangguran yang naik.

Meski demikian, BPS berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Garut.

Sebagai perbandingan, tahun 2022, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Garut mencapai 276,67 ribu jiwa, Persentase penduduk miskin (Po) mencapai 10,42 persen dari total populasi. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P₁) tercatat sebesar 1,81, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P₂) berada pada angka 0.45. Garis Kemiskinan ditetapkan sebesar Rp 335.134 per kapita per bulan.

(red*).

Berita Terkait

Polres Garut Sikat Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Positif Amphetamine-Methamphetamine Terjaring
Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026
Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival
Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah
25 Paket Sabu Gagal Beredar di Garut, Polisi Kantongi Identitas Bandar ‘N’
Bupati Garut Tegaskan Negara Harus Hadir, Perda Bantuan Hukum Disiapkan untuk Warga Miskin
Dandim Garut Resmikan Jalan Rabat Beton 3,8 Km Penghubung Dua Desa, Dorong Akses Ekonomi Warga Cibalong
Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Polres Garut Sikat Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Positif Amphetamine-Methamphetamine Terjaring

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:40 WIB

25 Paket Sabu Gagal Beredar di Garut, Polisi Kantongi Identitas Bandar ‘N’

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!