BPJS PBI Distop Massal di Garut, Rudy Gunawan Pastikan RSU Medina Tetap Terima Pasien Darurat - Kilas Garut News

BPJS PBI Distop Massal di Garut, Rudy Gunawan Pastikan RSU Medina Tetap Terima Pasien Darurat

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Komisaris Rumah Sakit Medina sekaligus mantan Bupati Garut, Rudy Gunawan, angkat suara terkait ribuan warga Kabupaten Garut yang mendadak mendapati status BPJS Kesehatan mereka nonaktif, khususnya peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dibiayai APBN.

Rudy meminta masyarakat tidak panik dan tidak terburu-buru menyimpulkan hak layanan kesehatan mereka hilang. Pasalnya, penonaktifan tersebut bukan kebijakan daerah, melainkan dampak dari keputusan Kementerian Sosial Republik Indonesia setelah dilakukan pemutakhiran data kesejahteraan sosial.

“Memang berdasarkan keputusan Menteri Sosial RI, kurang lebih 200.000 warga Garut yang sebelumnya peserta BPJS PBI dari APBN saat ini distop,” ungkap Rudy melalui akun Instagram resmi RSU Medina.

Baca Juga :  Urai Kemacetan, Polsek Garut Kota Giat Pengaturan Rawan Pagi

Meski angka tersebut terbilang fantastis, Rudy menegaskan pintu solusi masih terbuka lebar. Menurutnya, penonaktifan ini sangat mungkin terjadi akibat kekeliruan data, terutama bagi warga yang sejatinya masih berada pada kelompok masyarakat tidak mampu (di bawah desil lima).

“Nanti ini akan diselesaikan kalau ada kekeliruan. Kalau memang masih punya hak, bisa diurus kembali melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rudy mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pengobatan hanya karena persoalan administrasi BPJS. Ia menekankan, dalam kondisi gawat darurat, keselamatan nyawa adalah prioritas utama.

Baca Juga :  Polres Garut Terima Kunjungan Kapolda dan Gubernur Jabar

“Kalau dalam keadaan darurat, langsung saja ke rumah sakit. Bisa ke RSUD, RS Nurhayati, RS Guntur, RS Pameungpeuk, dan khususnya Rumah Sakit Medina di Wanaraja,” ujarnya.

Rudy memastikan, RS Medina Garut tetap berkomitmen melayani masyarakat, terutama pasien dalam kondisi darurat, tanpa mempersulit urusan administrasi.

“Insya Allah kami layani, khususnya di Rumah Sakit Medina,” tandasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat Garut agar tetap tenang, tidak termakan kepanikan, serta menunggu proses perbaikan dan validasi data yang tengah dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait, sembari tetap mengutamakan kesehatan.

(wan)

Berita Terkait

Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Polisi Amankan Tiga Pemuda Diduga Pesta Miras di Hiburan Dangdut Karangpawitan
Ungguli Polres Lain, Polres Garut Jadi Jawara Inovasi Ketahanan Pangan Polda Jabar
Bupati Garut Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Polri Harus Semakin Profesional dan Dicintai Masyarakat
Bupati Garut Pimpin Apel Harganas, Ingatkan Bahaya Gawai dan Pentingnya Kehangatan Keluarga
Dinsos Garut Hadir untuk Warga, Pilar Sosial Kompak Bangun Rumah Layak Huni di Cilawu
Pengeroyokan Berdarah di Bayongbong, Korban Disabet Golok hingga Dirujuk ke RSUD dr. Slamet
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:41 WIB

Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:25 WIB

Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polisi Amankan Tiga Pemuda Diduga Pesta Miras di Hiburan Dangdut Karangpawitan

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:30 WIB

Ungguli Polres Lain, Polres Garut Jadi Jawara Inovasi Ketahanan Pangan Polda Jabar

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:42 WIB

Bupati Garut Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Polri Harus Semakin Profesional dan Dicintai Masyarakat

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!