Kilas Garut News-Bripka Asep Suryana, SH, Bhabinkamtibmas Polsek Karangpawitan Desa Godong Monitoring KKN STIE Yasa Anggana Garut. Jumat, 12/08/2022.
Giat KKN Mahasiswa / Mahasiswi STIE Yasa Anggana yang bertemat di Desa Godog Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut yang di laksanakan dari Tanggal 9 sampai 23 Agustus 2022 sebanyak 19 Orang dari Tanggal 9 sampai 23 Agustus 2022 sebanyak 19 Orang KKN ( Kuliah kerja Nyata ), PPM Tematik Yasa Anggana, TA 2022 , Ketua Pelaksana KKN PPM Tematik 2022, Dr Deni Rustandi,S.E. MM.

Kegiatan KKN, dengan Tema” Bergerak Bersinergi Menuju Ekonomi Perdesaan, Yang Mandiri untuk, Kabupaten Garut , Waluya Manjing Digjaya
Plh kapiolsek Karanpawitan, Akp H.Budi Jakaria , mengatakan “sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat jajaran Bahbinkamtibmas Polsek Karangpawitan Desa Godog monitoring KKN STIE Yasa Anggana Garut. Adanya KKN mudah-mudahan bermanpaat untuk masyarakat setempat dan Desa bertambah Maju”Pungkasnya.
Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si
KASEP
Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.
Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)
Dalam mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.
Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.
Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.
Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.
Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.
Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Deden Kurnia*).












