ACT Bersama Donatur Terus Ikhtiar Bantu Pengobatan Ardiansyah Yang Terlahir Tanpa Anus - Kilas Garut News

ACT Bersama Donatur Terus Ikhtiar Bantu Pengobatan Ardiansyah Yang Terlahir Tanpa Anus

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 21 Juni 2022 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Terlihat tubuh mungil dan wajah gemasnya tidak bisa menyembunyikan rasa sakit yang dirasakan. Menangis seolah jadi satu-satunya cara yang dilakukan Ardiansyah (2) agar orang sekitar juga merasakan apa yang ia rasakan.

Di usia yang masih balita, Ardiansyah mengalami nasib tidak seperti anak-anak pada umumnya. Ia lahir tanpa adanya anus. Karena itu, Ardiansyah harus melakukan perawatan rutin ke rumah sakit setiap sebulan sekali di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat.

Kondisi tersebut juga yang membuatnya menjadi rentan terhadap penyakit. Kondisi kesehatannya seringkali drop dan tidak stabil. Alhasil, Ardiansyah harus dilarikan ke rumah sakit guna dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Sebulan sekali harus kontrol ke RSHS Bandung, namun terkadang habis pulang dari RSHS Bandung selalu drop jadi dirawat lagi di salah- di Garut,” kata tim Program ACT Kabupaten Garut, Rizky Nugraha

Baca Juga :  Semarakkan Ulang Tahun ke - 20 INFORMA Berbagi Tren Terbaru

Orang tua Ardiansyah, yang hanya berprofesi sebagai buruh jahit sebuah toko jaket kulit di Garut ini memiliki penghasilan yang tidak menentu. Penghasilannya setiap bulan tidak lebih dari Rp1 juta. Kondisi ekonomi ini juga yang membuat keluarganya kesulitan memberikan akses kesehatan dan perawatan bagi Ardiansyah.

Hal tersebut yang membuat Tim ACT Kabupaten Garut melakukan pendampingan terhadap Ardiansyah yang sudah dilakukan sejak Desember 2021.

“Alhamdulillah tim ACT Garut masih terus melakukan pendampingan untuk kebutuhan berobat dan kontrol ke RSHS Bandung, pemberian paket gizi, kebutuhan lainnya, serta pendampingan di RS di garut ketika Ardi drop,” ujar Rizky

Adanya pendampingan dan bantuan yang disampaikan ACT Garut oleh para donatur lantas disyukuri betul oleh Ai Alipah dan Mochamad Komarudin, orang tua dari Ardiansyah.

Baca Juga :  IDI dan ACT Garut Kolaborasi Salurkan Bantuan Untuk Dhuafa, Lansia dan Yatim

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan sangat bermanfaat guna meringankan kesulitan yang dihadapi oleh keluarga dalam memberikan perawatan untuk Ardiansyah. Adapun pendampingannya mulai dari biaya operasional pengobatan dan kontrol ke rumah sakit dan akomodasi apabila dilakukan rawat inap.

“Alhamdulillah sangat bersyukur karena dengan kondisi sulit dan ekonomi yang pas-pasan ACT membantu, karena walaupun pakai BPJS tapi ada kebutuhan yang tidak bisa pakai BPJS misalnya kaya lem perut yang harus beli tiap bulan. Alhamdulillah sekarang kalau mau ke Bandung disediakan mobil oleh ACT, pokonya sekarang kalau ardi kenapa-kenapa tinggal telpon tim ACT mereka siap bantu. Semoga Allah bisa beri kesembuhan untuk Ardi,” ungkap bu Ai.

Berita Terkait

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Tragedi Virgo Transport 8: 23 Warga Karangpawitan Garut Jadi Korban, 11 Selamat dan 12 Masih Dalam Pencarian
Seluruh Korban Laka Laut Pantai Karangpapak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir
Perempuan Warga Cibalong Dilaporkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Masyarakat
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Selasa, 15 September 2026 - 13:32 WIB

Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar

Senin, 14 September 2026 - 21:36 WIB

Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data

Senin, 14 September 2026 - 20:54 WIB

Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!