KILASGARUTNEWS.id|Keseriusan Pemerintah Kabupaten Garut dalam membenahi infrastruktur kembali ditunjukkan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan menemui langsung Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen Bina Marga, Hendro Satrio, di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi langkah konkret Bupati Garut dalam menjemput langsung dukungan Pemerintah Pusat guna mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
Bupati Garut hadir didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, beserta jajaran, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan fondasi utama penguatan ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.
“Intinya, kita ingin melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan di Garut yang dampaknya sangat signifikan bagi kemajuan daerah, terutama untuk ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan,” tegas Bupati Abdusy Syakur Amin.
Menurutnya, kondisi jalan yang mantap akan memangkas biaya distribusi, mempercepat arus barang, serta memberi napas panjang bagi para petani dan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing dan berkembang.
Respons positif datang dari Kementerian PU. Hendro Satrio mengapresiasi langkah proaktif Bupati Garut yang dinilainya sejalan dengan target nasional dalam RPJMN 2025–2029.
“Saya sangat senang dengan diskusi yang tadi kita lakukan. Ada beberapa usulan jalan daerah dari Pak Bupati. Mudah-mudahan seluruhnya bisa masuk dalam Aplikasi SiTIA dan kelengkapannya segera dipenuhi,” ujar Hendro.
Ia menegaskan, pembangunan jalan daerah, termasuk di Kabupaten Garut, merupakan bagian penting dari agenda nasional dalam memperkuat konektivitas wilayah dan pemerataan pembangunan.
Kementerian PU pun berkomitmen segera menindaklanjuti dan meninjau usulan tersebut, dengan prioritas pada koridor jalan strategis yang telah disepakati bersama sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat usulan ini bisa disetujui, sehingga masyarakat Garut bisa segera merasakan manfaat jalan kabupaten yang lebih baik. Koridor prioritas sudah ada, dan itu yang akan kita dorong untuk memenuhi target RPJMN 2025–2029,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Garut tidak menunggu bola, tetapi aktif bergerak dan berjuang di tingkat pusat demi menghadirkan infrastruktur yang layak, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Garut.
(wan*)












