Salah Seorang Jamaah Haji Asal Kabupaten Garut Wafat, Bupati Garut Sampaikan Ungkapan Duka - Kilas Garut News

Salah Seorang Jamaah Haji Asal Kabupaten Garut Wafat, Bupati Garut Sampaikan Ungkapan Duka

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 1 Juli 2023 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Kabar duka dari Mekkah, salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Garut atas nama Ny. Hj. Mimih Amikah Idi (67), wafat sekira pukul 03.45 waktu setempat.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, Jum’at (30/6/2023) mengabarkannya setelah memperoleh laporan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut yang kini turut mendampingi jamaah haji asal Kabupaten Garut.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, jamaah haji atas nama Ny. Hj. Mimih , 67 th, dari Sukaregang, wafat sekitar jam.03.45. Semoga almarhumah Khusnul khotimah,” ungkap Rudy dalam keterangannya.

Sebagaimana dilaporkan Kadinkes, bupati menyatakan, almarhumah yang menunaikan bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Babussalam dengan kloter 70, didiagnosa memiliki penyakit jantung dan diabetes hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit terdekat.

“Dengan diagnosa jantung dan diabetes,  almarhumah sudah kita rujuk ke rumah sakit, tapi semalam ingin tetap pulang ke tenda mina,” ucap bupati.

Bupati Rudy berpesan kepada keluarga dan handai taulan yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran dan almarhumah khusnul khotimah.

Baca Juga :  Berikut 50 Calon Anggota DPRD Garut Terpilih dan Sudah Ditetapkan KPU Garut

“Saya terima laporan dari ibu Kadinkes. Semoga almarhumah khusnul khotimah, karena meninggal dalam keadaan ibadah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadinkes Garut, dr. Leli Yuliani, melaporkan, jika semenjak berangkat dari Kabupaten Garut dan ketika tiba di Rest Area RM Sindang Reret, almarhumah terlihat lemas, namun ketika ditanya oleh tim kesehatan dirinya tidak merasakan keluhan apapun, hingga akhirnya diinfus dan keadaan membaik.

Setelah itu, imbuh dr. Leli, almarhumah juga selalu dilakukan cek kesehatannya, dan diingatkan untuk senantiasa meminum obat yang dibawa.

Kemudian, tepatnya tanggal 29 Juni 2023, kaki almarhumah bengkak, namun awalnya menolak untuk dirujuk, setelah dibujuk beberapa lama akhirnya bersedia dirujuk ke Pos Kesehatan (Poskes) Mina dengan tensi 100/60 dan masih bisa makan serta minum.

Ia mengungkapkan pasien pun sempat akan dirujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah, tetapi almarhumah menolak untuk dilakukan apapun kecuali infus, dan ingin segera ke tenda lagi.

Baca Juga :  MUI Apresiasi Kehadiran ACT di Garut

Pada akhirnya, lanjut dr. Leli, pada tanggal 30 Juni 2023 Pukul 03.45 waktu setempat ketika pasien akan dibangunkan untuk sholat subuh, tapi pasien tidak bergerak, kemudian dicek oleh Tenaga Kesehatan Indonesia (TKHI), nadi dan nafas tidak ada, serta dilanjutkan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Hingga pada akhirnya sekitar pukul 04.00 nadi tidak teraba, nafas tidak ada, saturasi oksigen tidak terdeteksi, dan pasien dinyatakan meninggal dunia.

Almarhumah sendiri merupakan jamaah haji yang ikut rombongan melalui KBIH Babussalam yang dilepas Bupati Garut pada tanggal 20 Juni 2023, dimana saat itu  diberangkatkan  2 kloter sekaligus, yakni kloter 69 dan 70 Provinsi Jawa Barat sebanyak 420 orang.

Dalam rilis sebelumnya diinformasikan, dari 1.938 jamaah haji, 250 orang di antaranya dikategorikan berisiko tinggi karena usianya sudah di atas 75 tahun dan memiliki riwayat  penyakit kronis.(red*).

Berita Terkait

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!