Pemkab Garut Gelar Peringatan Hari Ibu Yang Ke-94 - Kilas Garut News

Pemkab Garut Gelar Peringatan Hari Ibu Yang Ke-94

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 22 Desember 2022 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menyelenggarakan Peringatan Hari Ibu ke-94 Tingkat Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (22/12/2022).

Dalam kesempatan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana mengungkapkan, bahwa kegiatan peringatan Hari Ibu ini diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut, dengan mengkombinasikan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh organisasi wanita di Kabupaten Garut.

“Orientasinya untuk menguatkan, satu kapasitas mereka, yang kedua bagaimana fungsi dan peran mereka bisa berjalan dengan baik khususnya dalam kerangka mengawal bagaimana sebagai leading terdepan dalam ketahanan keluarga ibu-ibu yang ada disitu,” ucapnya.

Lebih lanjut Nurdin memaparkan, bahwa terdapat anekdot yang mengisyaratkan keberhasilan seorang suami tidak terlepas dari peran seorang istri, di mana seorang ibu memiliki banyak peran dalam sebuah keluarga.

“Seorang ibu itu bekerja tanpa mengenal lelah tanpa ada jam kerja, tapi semua dilakukan dengan keikhlasan, nah inilah yang harus kita apresiasi dalam rangka Hari Ibu ini. Mudah-mudahan ketika momentum ini memberikan satu kesadaran untuk khususnya bagi suami-suami bahwa disini loh peran seorang ibu,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Garut Berikan Dana Insentif Kepada Nakes di 67 Puskesmas

Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana mengungkapkan bahwa Peringatan Hari Ibu ke-94 ini merupakan momentum untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam merebut dan mengisi kemerdekaan.

“Peringatan Hari Ibu juga sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, Yayan menyampaikan, bahwa Peringatan Hari Ibu juga merupakan waktu yang tepat untuk menggalang aksi bersama, mendorong kemandirian perempuan, tak hanya kemandirian ekonomi namun juga kemandirian di bidang lain seperti pendidikan, kesehatan, sosial dan lain sebagainya, yang dapat mendorong kaum perempuan di Indonesia untuk lebih berdaya.

Ditempat yang sama,wakil ketua TP -PKK Kabupaten Garut turut menyampaikan,Sebetulnya hari Ibu ini adalah peringatan tahunan yang selalu di adakan di Indonesia, yang memang berasal dari kongres perempuan tahun 1928. Dan memang kongres perempuan itu menggagas kemerdekaan bagaimana peran ibu itu bukan hanya di keluarga sebagai pendamping suami, sebagai madrasah untuk anak-anak tapi juga melahirkan sebuah bangsa yang berdaulat.”ujar Hani saat ditemui di Pendopo Garut.

“Mungkin,lanjut Hani, momentum bangsa berdaulat sekarang sudah kita raih hanya mungkin berdaulat dari berbagai segi kehidupan yang lain ada berbagai hal yang memang sekarang itu kita masih dalam kesulitan seperti,masalah -masalah yang ada di masyarakat,masalah pornografi,masalah narkoba,masalah kekerasan seksual,masalah reproduksi,kesehatan reproduksi ibu, kematian ibu dan anak sebetulnya itu masih banyak yah. Termasuk tinggi yah”

Baca Juga :  Polres Garut Berhasil Ungkap Peredaran Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang

Sebetulnya momentum hari ini meskipun kita sudah berdaulat namun ini kita harus masih terus diperingati agar semua kaum ibu menyadari bahwa,dia itu punya peran sangat penting untuk membangun bangsa.

“Kalau perempuannya baik maka bangsa itu akan baik tapi, kalau perempuannya hancur maka dia itu akan menghancurkan bangsa itu sendiri”

Untuk generasi milenial,kata Hani,generasi milenial terutama kaum perempuan nanti itu akan menjadi seorang ibu ,mereka adalah calon -calon ibu,dan untuk kaum laki – laki itu adalah calon menjadi pemimpin dari ibu – ibu itu sendiri.

Jadi mereka itu harus paham bahwa, keluarga itu jantungnya keluarga itu adalah ibu. Kalau ibunya bahagia,sehat maka keluarga rumah itu akan nyaman. Tapi sebaliknya,kalau ibunya tidak bahagia,tidak diperhatikan,dan tidak diurus maka keluarga tidak akan bahagia”tuturnya.(Agus).

Berita Terkait

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan
Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas
Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum
Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka
Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar
Warga Malangbong Dikejutkan Penemuan Mayat Misterius di Tepi Sungai
Akses Sempat Terputus, Jalur Banjarwangi–Singajaya Kini Kembali Lancar
Di Tengah Tekanan Anggaran, Bank BJB Kucurkan 239 Juta untuk 22 Masjid di Garut
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:44 WIB

AKBP Yugi Bayu Hendarto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Ingatkan Pentingnya Merawat Kebhinekaan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:52 WIB

Bupati Garut Cek Kesehatan Hewan Kurban, Pasar Andir Dipadati Domba Berkualitas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:09 WIB

Aksi Pocong Jadi-Jadian di Garut Tuai Kecaman, Dinilai Ganggu Ketertiban Umum

Kamis, 30 April 2026 - 12:53 WIB

Garut Siap Hadapi May Day, Bupati Minta Pengamanan Humanis dan Dialog Terbuka

Rabu, 29 April 2026 - 22:56 WIB

Akar Bambu Raksasa Nyaris Bendung Sungai Jembatan Cikeunyat, Disdamkar Garut Turunkan Kendaraan Pancar

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!