Sikapi Kelangkaan Beras, Bulog Dan Pemda Garut Berkolaborasi - Kilas Garut News

Sikapi Kelangkaan Beras, Bulog Dan Pemda Garut Berkolaborasi

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 5 Maret 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Ketersediaan pangan di Kabupaten Garut dipastikan aman hingga pasca lebaran. Tidak ada kekurangan ketersediaan pangan, khususnya beras, demikian dikatakan Pj Bupati Garut,Barnas Adjidin saat memeriksa di gudang beras (Bulog),Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (5/3/2024).

Hal tersebut juga dengan berdasarkan perhitungan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat, khususnya komoditas beras.”ujarnya

“Tentu ini adalah merupakan kerja sama yang luar biasa antara kita dengan Bulog, juga dengan para stakeholder terkait”

Sementara itu,Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Ashville Nusa Panata, sebut stok beras wilayah Priangan Timur saat ini sekitar 6 hingga 7 ribu ton. Untuk Kabupaten Garut sendiri, terdapat stok beras sebanyak 900 ton, dengan tambahan seribu hingga dua ribu ton beras sedang dalam perjalanan.

Baca Juga :  Jamin Keamanan Keberangkatan Jemaah Haji Asal Garut, Polres Garut Lakukan Pengawalan Ketat 

Menyikapi kelangkaan dan kenaikan harga beras, Ashville menegaskan, Bulog berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah tersebut.”tegasnya

Lanjut Ashville,El Nino tahun lalu mengakibatkan gagal panen dan mundurnya masa tanam, yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Maret hingga April.

“Nah untuk mengisi waktu itu, akhirnya untuk menyikapinya Bulog melakukan upaya-upaya dengan pemerintah, upaya pertamanya yaitu dengan bantuan pangan yang sekarang sedang berjalan, itu untuk yang Garut tonase alokasi 2900 sekian gitu berjalan,” 

Baca Juga :  MWC NU Cikelet Peringati Harlah Ke 101 Dengan Menghadirkan Mubaligh Kondang Dari Cirebon dan Jawa Timur

Ashville mengaku tengah menyoroti program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) antara lain yang telah didistribusikan ke pasar tradisional maupun retail binaan Bulog. 

Sebut Ashville,Terakhir, operasi pasar dengan dinas-dinas terkait dilakukan sebagai upaya penanganan kelangkaan beras.

“Mudah-mudahan bisa menurunkan harga atau minimal menahan harga. Kalau posisi sekarang kita koordinasi dengan DKP cukup untuk pasca lebaran mungkin sekitar 3 bulan ke depan, dan ini stok ini dalam posisi dinamis, jadi walaupun ini kurang juga nanti ada barang baru yang masuk,”sebutnya. (Agus*).

Berita Terkait

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen
Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus
Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut
Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kertasari Aktif Dampingi Petani
Dari Keamanan ke Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Cikancung Bergerak Bersama Warga
Ketahanan Pangan Jadi Fokus, Bhabinkamtibmas Baleendah Pantau Jagung dari Dekat
Berita ini 282 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:28 WIB

BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:20 WIB

254 Ribu Petani Garut Terdaftar RDKK, Penyaluran Pupuk Subsidi Capai 50 Persen

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bupati Syakur Angkat Topi, Bobotoh Garut Gerakkan UMKM dan Aksi Sosial Sekaligus

Senin, 15 Juni 2026 - 21:24 WIB

Kapolda Jabar Tinjau Kelompok Tani Mekar Mukti, Dorong Kemandirian Pangan di Garut

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:56 WIB

Bhabinkamtibmas Pangalengan Pastikan Pertanian dan Perkebunan Warga Tetap Produktif

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!