Sekda Garut Sebutkan Kepuasan Masyarakat sebagai Indikator Utama Keberhasilan SPBE - Kilas Garut News

Sekda Garut Sebutkan Kepuasan Masyarakat sebagai Indikator Utama Keberhasilan SPBE

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 6 Mei 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Garut.

i

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Garut.

KILASGARUTNEWS.id|Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Garut. Acara yang bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman dan langkah strategis dalam implementasi SPBE ini berlangsung di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (06/05/2025).

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Nurdin Yana menyampaikan bahwa indikator keberhasilan SPBE tidak hanya terletak pada kelengkapan dokumen, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana masyarakat merasakan dampak positif dan puas terhadap pelayanan publik yang diberikan melalui platform digital.

“Berarti bagaimana kita bisa memberikan layanan kepada masyarakat dan masyarakat merasa puas dalam konteks tadi,” ujar Sekda.

Ia menilai tren saat ini di mana masyarakat cenderung melaporkan permasalahan melalui media sosial, bahkan langsung kepada Wakil Bupati. Menurutnya, hal ini mengisyaratkan bahwa tolok ukur keberhasilan pelayanan bagi masyarakat adalah kepuasan mereka dalam menerima solusi atas permasalahan yang dihadapi dengan cepat dan mudah.

“Inilah kenyataanya mau tidak mau artinya kita harus membuka mata kita sendiri bahwa bagi rakyat sebetulnya yang paling penting adalah bagaimana layanan kita bisa diterima oleh masyarakat dan bagaimana masyarakat mendapatkan produk layanan kita dengan mudah serta cepat. Poinnya seperti ini yang inginkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sekda menekankan bahwa hal ini merupakan tantangan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjembatani harapan masyarakat dengan indikator-indikator pragmatis yang mereka yakini dapat memberikan kepuasan.

Lebih lanjut, Sekda sependapat dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut terkait upaya digitalisasi pelayanan publik. Nurdin menyinggung aplikasi Garut Hebat dan E-Office yang sudah lama berjalan, namun belum terlaksana secara utuh. Sekda meminta Diskominfo sebagai leading sektor untuk mengawal implementasi aplikasi-aplikasi tersebut agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan cepat dan tepat.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Garut Gelar Rakor Percepatan Tanam Padi Musim Tanam 2025

“Saya mohon itu menjadi kawalan untuk teman-teman Kominfo agar bisa berjalan dan karena itu saya kira salah satu poinnya dimana kita akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan cepat dan tepat,” harapnya.

Sekda juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam kerangka SPBE diharapkan dapat meminimalisir tingkat penyimpangan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.

Terakhir, ia berpesan agar implementasi SPBE terus dikawal, aturan yang berlaku ditegakkan, serta anggaran yang dikeluarkan memberikan dampak positif bagi kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, Margiyanto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan arsitektur SPBE pada tahun anggaran 2024 dan saat ini sedang disusun master plan arsitektur sebagai kerangka kebijakan pengembangan SPBE.

Margiyanto juga menyampaikan informasi terkait rencana perubahan regulasi SPBE oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika yang akan menjadi Indeks Digital Indonesia/Nasional (IDN). Namun, ia meyakinkan bahwa substansi antara SPBE dan IDN tidak akan jauh berbeda, dengan penekanan pada domain kebijakan yang harus memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah seperti yang diketahui bersama Bupati dan Wakil Bupati Garut di dalam RPJMD 2025-2030 sudah memberikan arahan kepada Diskominfo Garut untuk fokus terhadap peningkatan digitalisasi pada sektor pelayanan publik dan insyaallah dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama kita akan segera launching 2 aplikasi yang merupakan inisiasi dari Bupati dan Wakil Bupati Garut serta itu menjadi tugas Diskominfo Garut antara lain Garut Hebat & E-Office untuk pemerintah desa maupun kelurahan dan sudah menjadi tahap akhir penyusunan aplikasi Garut Hebat maupun E-Office,” jelas Kadis Kominfo.

Baca Juga :  Sertijab Ka Lapas Kelas II B Garut Berlangsung Khidmat, Ini Yang di Sampaikan Wabup Garut

Sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati, ke depan seluruh pembuatan aplikasi, kecuali yang menjadi mandat pemerintah pusat, harus dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memastikan integrasi dan efisiensi pengembangan digitalisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Margiyanto juga melaporkan progres evaluasi SPBE Kabupaten Garut yang menunjukkan peningkatan dari 3,25 poin di tahun 2021 menjadi 3,89 poin di akhir periode RPJMD 2019-2024. Ia menyoroti beberapa domain penilaian SPBE, di mana domain kebijakan SPBE sudah mencapai level 5, namun domain manajemen SPBE dan audit TIK masih perlu ditingkatkan.

“Tapi Alhamdulillah di tahun 2025 saat ini, kami sudah melaksanakan audit TIK bersama Inspektorat Kabupaten Garut, meskipun masih bersifat audit internal tapi insyallah ini juga akan memberikan pengaruh terhadap nilai SPBE kita,” harapnya.

Kadis Kominfo berharap pada evaluasi SPBE tahun 2026 dapat dilaksanakan audit eksternal yang melibatkan BRIN untuk audit TIK, sehingga dapat terjadi peningkatan nilai SPBE yang signifikan.

Sosialisasi Peta Rencana SPBE ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel berbasis teknologi informasi, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat Kabupaten Garut.

(Deden Kurnia)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 00:21 WIB

Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!