SEGI dan PGRI Garut Dapat Apresiasi Dari Dewan Pendidikan, Ketua PGRI : Pengangkatan 3.300 PPPK di Garut Terbanyak se Indonesia - Kilas Garut News

SEGI dan PGRI Garut Dapat Apresiasi Dari Dewan Pendidikan, Ketua PGRI : Pengangkatan 3.300 PPPK di Garut Terbanyak se Indonesia

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 1 Desember 2023 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Garut memberikan apresiasi kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut atas dukungan mereka dalam meningkatkan profesi dan kesejahteraan guru di Kabupaten Garut.

i

Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Garut memberikan apresiasi kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut atas dukungan mereka dalam meningkatkan profesi dan kesejahteraan guru di Kabupaten Garut.

KILASGARUTNEWS.id|Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Garut memberikan apresiasi kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut atas dukungan mereka dalam meningkatkan profesi dan kesejahteraan guru di Kabupaten Garut.

Sekretaris DP Kabupaten Garut, Dedi Kurniawan, menyatakan kepuasannya terhadap respons aktif PGRI dan SEGI terhadap permasalahan guru. Menurutnya, gerakan efektif dari kedua organisasi ini memotivasi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan.

“PGRI maupun SEGI, sangat reaktif ketika ada permasalahan-permasalahan guru, baik misalkan persoalan-persoalan teknis maupun persoalan persoalan strategis,” ujar Dedi usai mengisi acara Talkshow Forum Komunikasi dan Solusi (FOKUS) Volume 29, di Radio Intan Garut, yang mengusung tema “Peran Organisasi Profesi dalam Meningkatkan Profesi dan Kesejahteraan Guru,” Kamis (30/11/2023).

Dedi berharap agar organisasi profesi seperti PGRI dan SEGI dapat lebih kompak dan proaktif dalam memperjuangkan kesejahteraan guru. Ia menekankan perlunya perlindungan terhadap guru agar mereka dapat bekerja secara profesional tanpa gangguan eksternal.

Baca Juga :  12.555 Anak Usia Dini Ikuti Program Edukasi Manasik Haji

“Ketika menjalankan tugasnya jangan sampai guru ini tersandera oleh sebuah judgement-judgement tertentu, sehingga guru malah menjadi tidak bisa bekerja secara profesional, karena tidak sedikit gangguan-gangguan eksternal kepada guru maupun sekolah, baik lingkungan sekitar maupun juga faktor faktor yang lain,” ucapnya.

Hal sama diungkapkan Ketua PGRI Kabupaten Garut, Mahdar, yang menyoroti pentingnya kesejahteraan guru, bukan hanya dalam aspek materi. Bersama SEGI, mereka berupaya mendorong pemerintah untuk pengangkatan 3.300 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru di Kabupaten Garut, angka yang dianggap salah satu yang terbanyak se-Indonesia.

Ia berharap para Guru tetap konsisten sebagai pendidik dan pengajar, dan berharap pemerintah bisa mengapresiasi apa yang pihaknya sampaikan, agar Guru sebagai profesi Guru itu bisa profesional, sejahtera, dan juga terlindungi.

“Ya mudah-mudahan apa yang kami paparkan melalui Radio Intan ini, pihak pemerintah, pihak yang terkait mampu menyimak dan melaksanakannya agar keberadaan guru itu tetap sebagai guru yang profesional, yang sejahtera dan terlindungi,” tuturnya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN IPI Garut Gelar Seminar Usung Tema “Pendidikan dan Literasi Digital Kunci Keberhasilan”

Ketua SEGI Kabupaten Garut, Apar Rustam Efendi, menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan guru, baik jumlah maupun kesejahteraan, menjadi kunci untuk menjadikan guru sebagai profesional yang dapat memberikan pendidikan berkualitas. Dalam harapannya, ia menyoroti perlunya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi guru.

“Ya tentunya (talkshow) ini sebagai salah satu wahana ketika kami berteriak-teriak bukan hanya kemudian di instansi-instansi pemerintah baik di Disdik, di DPR, tapi juga ini di mass media,” tandasnya.

Talkshow ini, yang dipandu oleh Penyiar Radio Intan, Beni Wahyudi, menjadi wahana untuk menyuarakan harapan terkait peningkatan kondisi guru. Para narasumber berharap agar apa yang disampaikan melalui media massa dapat didengar dan dilaksanakan oleh pihak terkait, menjadikan guru sebagai profesi yang profesional, sejahtera, dan terlindungi. (red*).

Berita Terkait

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan
Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia
Orang Tua Kecewa, Dana PIP Siswa SD di Cibalong Garut Masih Tertahan
UNIGA Wisuda 629 Lulusan, Bupati Garut Ajak Kampus Cetak SDM Unggul
Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat
360 Mahasiswa PPG UPI Siap Mengabdi di Garut, Bupati Targetkan Lompatan Mutu Pendidikan
Kisah Alumni Kembali ke Sekolah, Bupati Garut Semangati Siswa Baru: Aktif Pramuka, Jangan Malas Gerak
Datangi Disdik Garut, FLKSI Jabar Perjuangkan Keadilan PIP bagi Anak Yatim
Berita ini 373 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:21 WIB

378 Mahasiswa ITG Siap Mengabdi di Cigedug dan Cikajang, Bupati Garut Titip Misi Pembangunan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:13 WIB

Menuju Jamnas 2026, Bupati Garut Bekali Kontingen Pramuka: Tunjukkan Disiplin dan Kenalkan Garut ke Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 18:30 WIB

Orang Tua Kecewa, Dana PIP Siswa SD di Cibalong Garut Masih Tertahan

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:07 WIB

UNIGA Wisuda 629 Lulusan, Bupati Garut Ajak Kampus Cetak SDM Unggul

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:17 WIB

Pendopo Garut Jadi Panggung Inspirasi, Bima Arya dan Bupati Syakur Bahas Kepemimpinan Berbasis Rakyat

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!