Polsek Cilawu Hadiri Pembukaan Festival Pasanggiri Seni Bangreng Terbang Buhun Ke-4 Se Kecamatan Cilawu

62

Kilas Garut News-Kepolisian Sektor Cilawu menghadiri undangan pembukaan Festival Pasanggiri Seni Bangreng Terbang Buhun Ke-4 se Kecamatan Cilawu yang bertempat di Wisma My Kanyaah Desa Mekarsari Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut pada hari Jum’at (09/09/2022) pukul 15.00 WIB sampai dengan selesai.

Bangreng Terebang Buhun merupakan kesenian tradisional pertunjukan rakyat yang tersebar di beberapa tempat di provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan Pasanggiri Seni Bangreng Terbang Buhun Ke-4 Kecamatan Cilawu yangtelahresmi dibuka akan digelar mulai dari tanggal 09 September 2022 s/d 11 September 2022.

“Kegiatan Pasanggiri Seni Bangreng Terbang Buhun merupakan ajang untuk mengembangkan keterampilan dalam berbahasa dan melestarikan budaya Sunda. Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini warga masyarakat khususnya di Kecamatan Cilawu bisa terus mengembangkan potensi serta tetap menjaga warisan budaya daerahnya” ungkap Kapolsek Cilawu AKP Moh. Duhri, S.H., M.M.

Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya Kasi Seni Tradisi Dinas Pariwisara Kabupaten Garut, Ketua Paguyuban Seni Bangreng Terbang Kecamatan Cilawu, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Kapolsek Cilawu, Camat Cilawu yang diwakili Kasi Trantib Kecamatan Cilawu, Ketua Fowar Kabupaten Garut (Panitia), Kepala Desa Cilawu, Perwakilan PTPN VIII Dayeuh Manggung serta anggota Polsek Cilawu.

Ini adalah bentuk nyata pelaksanaan dari program “KASEP”, selama kepemimpinan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, SIK, M.Si

KASEP

Kepanjangan dari Kolaboratif, Adaptif, Solutif, Edukatif dan Presisi, adalah program prioritas Kepolisian Resor Garut, selama kepemimpinan AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.I.K., M.Si.

Pertama : Kolaboratif ini adalah, mengedepankan sinergitas dan kerjasama, yang baik dengan unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan (stakeholder)mengatasi permasalahan sosial dan kamtibmas diwilayah Kabupaten Garut, serta meningkatkan soliditas di internal Polres Garut dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua : Adaptif. Ini adalah bagaimana kemampuan berfikir dan bertindak responsive, cepat, tepat dan terukur.

Dalam menghadapi dinamika, tantangan tugas dan perkembangan masyarakat diera digital, menerapkan pemolisian serta adaptasi kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.

Ketiga : Solutif, ini dalam hal mengedepankan mutu kualitas pelayanan sebagai upaya membangun simpati dan empati masyarakat, berfikir dan bertindak.

Mencari solusi serta mengedepankan solusi konstruktif dalam pemecahan masalah, baik dengan unsur eksternal maupun internal polres.

Keempat : Edukatif, adalah bagaimana menampilkan sosok polisi yang jadi panutan, mampu membangun interaksi yang harmonis dan efektif dengan masyarakat berinovasi.

Sehingga ini menjadi nilai tambah dan kemanfaatan yang baik untuk masyarakat luas maupun internal polres.

Kelima : Presisi atau menjadi anggota Polri yang Presisi adalah mempedomani arak bijak dan program prioritas bapak Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam mewujudkan POLRI yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan pada setiap pelaksanaan tugas Polres Garut. (Humas Polres Garut/Deden Kurnia*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here