KILASGARUTNEWS.id|Upaya serius Polres Garut dalam membentengi generasi muda dari ancaman perilaku menyimpang kembali ditunjukkan. Kali ini, Satuan Binmas Polres Garut turun langsung ke lingkungan pesantren dengan menggelar kegiatan preemtif di Pondok Pesantren Yadul Ulya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (4/12/2026).
Bertempat di Masjid Ponpes Yadul Ulya, kegiatan ini menghadirkan Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Garut, Aiptu Umar Taufik, S.Sos.I, bersama jajaran anggota, sebagai narasumber utama. Materi yang disampaikan menyasar isu-isu krusial yang kerap mengancam masa depan generasi muda, mulai dari bahaya bullying (perundungan) hingga pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Puluhan santri tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas secara komunikatif dan edukatif. Tidak hanya soal kekerasan dan perundungan, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata tertib berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta penguatan mental melalui motivasi dan muhasabah, yang ditutup dengan doa bersama.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan DPPKBPPPA Kabupaten Garut beserta tim, Pimpinan Yayasan Ponpes Yadul Ulya Ustadz Angga Tirta Widya, Ustadz Renaldi selaku staf pengajar, serta sekitar 60 siswa-siswi kelas 1 hingga 3 SMA Yadul Ulya.
Langkah Sat Binmas Polres Garut ini dinilai strategis dalam menanamkan kesadaran hukum sejak dini, sekaligus memperkuat nilai moral dan akhlak para santri. Melalui pendekatan langsung ke dunia pendidikan dan pesantren, Polres Garut berharap generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental dan berani menolak segala bentuk kekerasan serta pengaruh negatif.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman, beradab, dan berkeadilan bagi anak dan perempuan.
(dk)












