Pendidikan Terancam Siswa Jadi Korban, BEM IPI Garut Desak Bupati Garut Turun Tangan Atasi Sengketa Lahan YBHM - Kilas Garut News

Pendidikan Terancam Siswa Jadi Korban, BEM IPI Garut Desak Bupati Garut Turun Tangan Atasi Sengketa Lahan YBHM

Avatar photo

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia (BEM KBM IPI Garut) menyuarakan keprihatinan serius atas terganggunya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah Yayasan Baitul Hikmah Al-Ma’muni (YBHM), akibat sengketa lahan wakaf yang hingga kini belum menemukan penyelesaian yang jelas dan berkeadilan. Senin (12/1/2026).

BEM IPI Garut menilai, konflik lahan yang berlarut-larut telah berdampak langsung pada dunia pendidikan dan mengorbankan hak dasar peserta didik. Terhambatnya KBM, hingga kondisi siswa yang harus menjalani proses pembelajaran serta menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di luar lingkungan sekolah, menjadi gambaran nyata bahwa persoalan struktural telah menjelma menjadi krisis pendidikan.

Presiden Mahasiswa BEM IPI Garut, Azhar Gifari, menegaskan bahwa siswa tidak seharusnya menjadi korban dari konflik administratif dan kepentingan orang dewasa.

“Dalam persoalan ini, yang paling dirugikan adalah siswa. Mereka tidak menciptakan sengketa, tetapi justru harus menanggung dampaknya. Pendidikan tidak boleh dijadikan korban konflik lahan,” tegas Azhar Gifari.

Baca Juga :  Disdukcapil Garut Gandeng LKSA Al-Usman, Jemput Bola Bantu Warga Disabilitas Dapatkan KTP-el

Senada dengan itu, Menteri Pendidikan BEM IPI Garut, Suci Amelia, menyoroti dampak serius terganggunya KBM terhadap kualitas dan keberlangsungan pendidikan siswa.

“KBM yang tidak berjalan normal dan kondisi belajar yang tidak kondusif jelas berdampak pada kualitas pendidikan. Sekolah seharusnya menjadi ruang aman dan stabil bagi siswa, bukan ruang ketidakpastian akibat konflik struktural,” ujar Suci Amelia.

Lebih jauh, BEM IPI Garut menilai Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Bupati Garut, tidak boleh bersikap pasif dalam menyikapi persoalan ini. Negara, melalui pemerintah daerah, memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan hak pendidikan tetap berjalan, terlepas dari adanya sengketa lahan atau konflik administratif.

Baca Juga :  Detik-detik Petugas Damkar Garut Evakuasi ODGJ Memanjat Menara Masjid Agung

BEM IPI Garut mendesak Bupati Garut untuk turun tangan secara langsung, memfasilitasi penyelesaian konflik secara adil, transparan, dan mengedepankan kepentingan pendidikan, serta menjamin keberlangsungan KBM di YBHM.

“Pemerintah harus hadir secara nyata. Sengketa hukum tidak boleh dijadikan alasan pembenaran atas terhentinya proses belajar mengajar,” tegas pernyataan sikap BEM IPI Garut.

BEM IPI Garut juga mendorong agar seluruh proses penyelesaian dilakukan secara akuntabel dan berpihak pada peserta didik, dengan menempatkan perlindungan hak anak dan pendidikan sebagai prioritas utama.

Sebagai organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang pendidikan, BEM IPI Garut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengkritisi persoalan ini secara konsisten dan konstruktif, demi memastikan masa depan pendidikan dan hak belajar siswa tetap terjaga.

(dk)

Berita Terkait

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih
Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie
Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan
Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi
Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut
Sampai Saat Ini 9 ABK Asal Karangpawitan Masih Hilang: Keluarga Terus Menunggu Kabar
Enam Motor Berhasil Diamankan Polres Garut, Korban Kehilangan Diminta Cek Data
Tak Pernah Didata Petugas Sensus, Seorang Jompo di Desa Padaawas Pasirwangi Malah Tercatat Tukang Reparasi Mobil dan Motor
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 21:07 WIB

HUT TNI ke-81, Kodim 0611/Garut Hadir Bantu Warga Cintanagara yang Kesulitan Air Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 10:09 WIB

Jalan Licin dan Menikung Jadi Sorotan, Truk Engkel Kecelakaan di Ibrahim Adjie

Sabtu, 26 September 2026 - 21:38 WIB

Kapolri dan Gus Baha Hadir Virtual, Polres Garut Khusyuk Ikuti Ngaji Kebangsaan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:17 WIB

Nyaris Terjun ke Sungai Cimanuk, Pemuda 25 Tahun Berhasil Diselamatkan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 00:07 WIB

Bertaruh Nyawa di Kantin Kapal, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Erick di Situsaeur Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!