KILASGARUTNEWS.id|Tidak adanya pembatas jalan dan kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) serta tidak adanya saluran air di lokasi ini dibibir tebing, diduga sengaja dibiarkan begitu saja oleh pihak terkait.
Belum lama ini jembatan Cikeunyat tepatnya di Kp Panyedan Rt 01 Rw 04 Desa Sukaratu Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut, kembali memakan korban dua bocah meninggal dunia yang sempat dilarikan sebelumnya ke rumah sakit akibat terjatuh terjun bebas ke bawah jembatan dengan ketinggian kurang lebih 15 meter. Selasa (16/4/2024).
Kilas Garut News.id sempat mewawancarai salah satu warga Desa Sukaratu (EH) sebut saja, dirinya menganggap ini sengaja dibiarkan oleh pihak terkait, kalau sudah terjadi ada korban jiwa baru menjadi ramai.
“Sepertinya memang sengaja enggan membuka mata para pejabat Garut ini untuk membangun pembatas jalan atau memperbaiki jembatan tersebut sampai belum lama ini dua anak meninggal dunia terjun bebas dari motor ke bawah jembatan ini sekaligus sampai warga setempat membuat plang dadakan dengan tulisan “Hati-Hati Ya Tikungan Tajam”,”ungkapnya.
Jembatan jalan yang menjadi penghubung Desa Sukaratu- Desa Cigadog-Desa Tenjonagara Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut itu lagi-lagi membuat celaka para pemakai jalan jembatan itu.
Menurut kesaksian warga setempat kepada Kilas Garut News.id kejadian naas tersebut bukan kali ini saja terjadi yang mengalami musibah hingga terperosok terjatuh ke bawah jembatan.
Lebih lanjut (EH) menambahkan bahwa jembatan tersebut sudah sering kali telah memakan korban, namun dinas dan pihak terkait terkesan mendiamkan dan tidak ada kepedulian.
“Jembatan ini bukan cuma saat ini saja mas memakan korban, sudah sekian kalinya kok seperti ini, dulu ada yang terpeleset, ada yang jatuh, hingga mobil yang terperosok sudah kesekian kalinya, dari dulu dinas cuma melakukan pengukuran terus, dengan kejadian ini saya sempat melihat, juga ada petugas dari Dinas UPT PUPR Sucinaraja dan Dinas PUPR Garut yang melakukan pengukuran dan pengecekan, tapi entah kapan akan direalisasikan untuk jembatan ini”, pungkasnya dengan nada geram.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Camat Sucinaraja Yeni menuturkan pihaknya sudah menyampaikan ke pihak terkait bahkan PJU akan dipasang sebanyak dua titik tapi sampai saat ini berita diturunkan lampu PJU belum kunjung dipasangkan.
“Kami sudah menyampaikan ke Dishub Garut supaya dipasang dua tiang PJU untuk menerangi Jembatan Cikeunyat supaya para pengendara yang melintas ke lokasi tersebut saat berbelok bisa terlihat dengan jelas karena posisi menikung tajam dan turunan yang tajam,”kata Yeni.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala UPT PUPR Sucinaraja Silvi menegaskan pihaknya sudah melaporkan dan mengajukan ke Dinas PUPR Garut untuk pembatas jalan di Jembatan Cikeunyat.
“Saya sudah laporan sudah lama dari tahun kemarin, Insya Allah Syawal katanya semoga saja secepatnya,”pungkas Silvi. (Deden Kurnia*).











