Kehadiran Yudha, Sekda Garut dan Danyon 303 Kostrad di Sabut Warga Bangun Rumah Lansia  - Kilas Garut News

Kehadiran Yudha, Sekda Garut dan Danyon 303 Kostrad di Sabut Warga Bangun Rumah Lansia 

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 4 Januari 2025 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Rumah Abah Een, lansia di Kampung Karikil, Desa Sukatani, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, hari ini Sabtu 4 Januari 2025 dibongkar untuk dibangun kembali.

Pembangunan rumah abah Een ini secara gotong royong yang dilakukan antara Anggota DPRD Garut, Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan bersama Ghea Afrilia. Kemudian juga Pemerintah Kabupaten Garut yang hari ini diwakili oleh Sekda Garut Nurdin Yana dan Camat Cisurupan, serta Danyon 303 Kostrad Letkol Inf. Angga Anugrah, dan juga pemerintah desa bersama masyarakat sekitar.

Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan menerangkan, Sebetulnya ada dua rumah lansia yang nyaris ambruk di Kampung Karikil ini. Untuk sementara rumah abah Een yang lebih awal dibangun. Jika anggaran memungkinkan, rumah emak Oyoh juga akan dibangun.

” Setelah kunjungan saya di hari senin 30 Desember 2024 ketua RW setempat pak Herlan dan para ketua RT bersama warga memutuskan untuk segera bergotong royong membongkar rumah abah Een dan membangun kembali rumah abah Een. Alhamdullillah banyak warga yang bergotong royong baik tenaga dan materi,” ujar Yudha.

” Letkol inf Angga Nugraha Danyon Infateri Raider 303 menyumbang kayu dan mengerahkan prajuritnya untuk membantu membangun kembali rumah abah Een. Tokoh setempat seperti haji Endang dan haji Darso juga bergotong royong bahan bangunan. Saya sendiri selaku wakil rakyat ikut bergotong royong pasir satu truk, batu pondasi satu truk dan semen 15 sak juga ikut bergotong royong uang tunai 500 ribu rupiah. Kemudian wakil rakyat dapil 5 ibu Ghea Aprilia ikut bergotong royong. Dan Alhamdullillah pak haji Nurdin Yana Sekda Garut bersama pak camat menyumbang uang Rp10 juta untuk membantu pembangunan rumah abah Een,” terang Yudha.

Baca Juga :  DPC PDI Perjuangan Garut Gelar Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H, Santuni Anak Yatim dan Lansia Dhuafa 

” Selaku wakil rakyat mengapresiasi kokohnya gotong royong warga kampung karikil dan semua pihak yang membantu pembangunan rumah abah Een. Inilah jati diri bangsa Indonesia yang harus kita pupuk dan kita perkuat, karena dengan gotong royong kita akan bisa mengatasi kesulitan rakyat yang lemah,” sebut Yudha.

” Dalam kesempatan ini pak sekda dan saya diajak berkeliling untuk melihat rumah reyot warga miskin lainnya di kampung karikil. Semoga Pemkab Garut bisa mengalokasikan bantuan untuk warga lainnya dari APBD Garut Tahun Anggaran 2025,” lanjutnya.

” Pemkab Garut juga bisa mengintensifkan kolaborasi pendanaan dari CSR berbagai perusahaan di Garut untuk membantu warga Garut yang miskin ekstrim. Pemkab Garut juga bisa mengoptimalkan lembaga pengumpul dana umat seperti BAZNAS untuk membantu warga Garut yang miskin ekstrim seperti abah Een,” katanya.

Baca Juga :  Diduga Tertemper Kereta Api, Kapolsek Cibatu:Almarhum Rusman Sudah Diserahkan Kepada Pihak Keluarga 

Sekda Garut Nurdin Yana mengatakan, rumah Een ini memang sangat mengkhawatirkan dan harus segera dibangun.

” Tadi malam dihubungi oleh beliau (Yudha) untuk memperbaiki rumah yang memang memprihatinkan dan memang harus segera dilakukan recovery, kalau tidak akan mengancam keselamatan,” jelasnya.

Nurdin menjelaskan, di Garut ini memang masih cukup banyak rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Pemkab Garut sendiri sebetulnya sudah memberikan perhatian yang cukup dari sisi anggaran.

Pada masa bupati Rudy Gunawan, menurutnya anggaran rutilahu sudah cukup besar. Namun karena terlalu banyak rumah yang tidak layak huni, seolah pekerjaan rumah ini belum selesai.

“Padahal jujur ya selama kepemimpinan pak Rudy selama 10 tahun itu anggaran untuk rutilahu cukup besar tidak hanya dari kita tapi juga dari provinsi dan pusat. Tapi banyak sekali yang harus dibantu sehingga program ini tidak berhenti. banyak mayarakat di lapangan yang sangat membutuhkan,” katanya. (dk).

Berita Terkait

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Pria Diduga Pelaku Curanmor di Pantai Karang Paranje Diamankan Polisi Usai Nyaris Diamuk Massa
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:18 WIB

Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!