KILASGARUTNEWS.id|Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melaksanakan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Umniyah di SMPN 1 Cikelet yang berlokasi di Jalan Pasir gambir Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kamis (11 Jili 2024(.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Garut menekankan pentingnya melengkapi fasilitas sekolah dengan sarana keagamaan, tidak hanya untuk keperluan akademis, tetapi juga untuk keagamaan, salah satunya adalah masjid.
” Masjid tentu memiliki banyak manfaat, satu untuk sholat, untuk itikaf, untuk melakukan kajian-kajian keagamaan dan juga sebagai tempat untuk melakukan musyawarah mufakat khususnya di lingkungan SMPN 1 Cikelet ini,” ucap Pj. Bupati Garut.
Barnas berharap pembangunan masjid ini dapat segera dimulai sehingga bisa segera digunakan. Ia menambahkan, setelah masjid selesai dibangun, aksesoris masjid bisa ditambahkan kemudian. Pj Bupati Garut berharap Masjid SMPN 1 Cikelet sudah dapat berfungsi pada akhir bulan Desember tahun ini.
” Sekarang bantu dulu 10 juta, misalnya beli semen dan sebagainya, nanti saya akan carikan (untuk) kekurangan walaupun sedikit-sedikit, sehingga menjadi selesai (pembangunannya),” ujarnya
Dengan dibangunnya sarana ibadah,mesjid Al-Umniyah di SMPN 1 Cikelet, sementara itu,kepala SMPN 1 Cikelet, Temi Kusmayadi turut menyampaikan, alhamdullillah berkat kerjasama dari alumni akhirnya SMPN 1 Cikelet akan memiliki tempat peribadatan yaitu mesjid Al-Umniyah yang saat ini mulai dengan peletakan batu pertama bersama pak pj Bupati Garut.”ungkap Temi
“Awalnya, kata Temi,untuk sarana ibadah itu menggunakan ruang kelas kosong berukuran 2 x 3 meter,jadi untuk pemanfaatan sarana ibadah mempergunakan kelas yang kosong. Alhamdulillah dengan gigih kita bersama sama partisipasi alumni untuk membuat masjid Al Ummiyah kemudian ditambah kucuran dana dari pemerintah sehingga hari ini bisa melaksanakan peletakan batu pertama.”ujarnya
Kalau mengingat pada perencanaan pembangunan,tambah Temi menuturkan, untuk biaya pembangunan sekitar Rp 200 juta lebih,masih kurang. Dalam hal ini juga sama mengharapkan kucuran dari pemerintah, tokoh masyarakat,dan juga alumni lainnya.”harapnya
Masjid yang akan dibangun ini berukuran depan 8 meter ,tambah teras jadi 12 x 22 meter persegi, sementara dibuat satu tingkat saja yang penting bisa cepet dipergunakan oleh sekolah.”tuturnya
SMPN 1 Cikelet berdiri dari tahun 1968,dan kini jumlah siswa ada sekitar 386.”pungkasnya.











