Kampung Cipulus Cilawu di Lirik Pemprov Jabar, Ini Alsannya - Kilas Garut News

Kampung Cipulus Cilawu di Lirik Pemprov Jabar, Ini Alsannya

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 6 Juli 2022 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Warga Kampung Cipulus, Rukun Warga (RW) 13, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, memiliki kebiasaan memelihara pekarangannya dengan tanaman-tanaman bermanfaat bagi kehidupannya sendiri.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Toni Tisna Somantri, bahkan terkagum-kagum dengan kebiasaan massal warganya.

Toni mengatakan, sudah menjadi ciri khas dari Kampung Cipulus dalam memanfaatkan  pekarangannya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, apalagi  mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani.

“Tentunya kehidupan masyarakat di Kampung Cipulus ini tidak berubah dan tidak mengada-ada, kalau ibu kapanpun datang kesini pasti situasinya seperti ini pekarangan-pekarangan rumahnya pasti tetep seperti ini,” ucap Toni saat didaulat untuk memberikan sambutannya penilaian  Lomba Pemanfaatan Pekarangan Sumber Karbohidrat Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, Selasa (5/7/2022)., Di Kampung Cipulus RW 13, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Toni mengungkapkan, antusiasme masyarakat Kampung Cipulus saat menyambut kedatangan dari Tim Recheeking  sangat tinggi. Untuk itu, ia sangat berharap, Kampung Cipulus Desa Mekarmukti ini ke depannya dapat mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.

“Barangkali ya masyarakat terutama ibu-ibu yang berada di Desa Mekarmukti  itu motivasinya akan meningkat lagi ya, semangatnya akan tumbuh lagi, situasinya akan mungkin bisa lebih dari seperti ini gitu bu,” ucapnya.

Baca Juga :  Sinergitas TNI dan Polri, Polsek Purwakarta Polres Purwakarta Lakukan Sambang Bersama

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari mengatakan, sebelumnya pihaknya telah bekerja sama dengan dinas terkait dan pemerintah desa setempat untuk memberikan bantuan berupa benih jagung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan lahan pekarangan.

“Sekarang jagung bisa tumbuh dengan baik, masyarakat sadar artinya pekarangan bagaimana harus menanam tanaman yang bermanfaat  untuk kehidupan sehari hari,” katanya.

Diah berharap, tidak hanya dalam ajang perlombaan, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk membantu perekonomian keluarga.

“Harapannya Garut juara, mudah mudahan kita bisa menang di tingkat provinsi. Nah itulah yang kita harapkan. Tapi paling tidak bukan hanya untuk pertandingan ini saja, tapi masyarakat sadar, bahwa menanam tanaman di pekarangan ini sangat berguna bagi menambah penghasilkan kalau lebih banyak,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polres Garut Lakukan Press Release Dugaan Tindak Pidana Pelanggaran ITE dan Pornografi

ementara itu, perwakilan tim penilai dari Provinsi Jawa Barat, Nanda mengatakan,  tujuan diadakannya kegiatan perlombaan ini adalah selain memenuhi kebutuhan gizi pangan dari keluarga dan masyarakat, juga meningkatkan kemampuan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Sedangkan jangka panjangnya adalah untuk menciptakan kemandirian pangan keluarga diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal, pelestarian tanaman pangan untuk masa depan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Mekarmukti, Juhana menyatakan, kegiatan ini banyak memberikan manfaat bagi warga yang ada di desanya, dengan mendekatkan masyarakat kepada sumber-sumber protein dan karbohidrat seperti sayuran melalui pemanfaatan pekarangan. Ia berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan berkesinambungan, tidak hanya untuk ajang perlombaan saja.

“Ini harapan saya berjenjang berkesinambungan jangan sampai putus, apalagi dengan adanya pemanfaatan ini sudah terasa manfaatnya oleh masyarakat, insha Alah masyarakat antusias bahkan bukan hanya di RW 13, umumnya di Desa Mekarmukti,” tandasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla
Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!