Hanya 4 Persen Keterlibatan Kaum Perempuan Dalam Dunia Industri - Kilas Garut News

Hanya 4 Persen Keterlibatan Kaum Perempuan Dalam Dunia Industri

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Maret 2023 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman mengungkapkan, jika dilihat dalam data yang dimiliki oleh pemerintah daerah, keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi di Kabupaten Garut khususnya dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) cukup tinggi yaitu 70%.  Para pelaku UMKM di Kabupaten Garut didominasi oleh perempuan.

“Tapi ketika kita lihat ke yang lebih besar di industri, itu (keterlibatan) perempuan baru 4%. Jadi memang sangat kecil, sangat sedikit, dan itu harus kita dorong bagaimana pelaku-pelaku UMKM itu didorong menjadi pelaku usaha yang besar sehingga bisa meningkatkan angka partisipasi kerja daripada perempuan di IKM (Industri Kecil Menengah),” ucapnya saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional dalam rangka Hari Jadi Garut (HJG) yang ke-210 dengan tema “Bagaimana Menjadi Wanita Mandiri Secara Ekonomi Pada Era Globalisasi” yang diinisiasi oleh Komunitas Wanita Hebat Garut (Wahegar) di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (2/3/2023).

Baca Juga :  Upaya Melestarikan Alam, Polres Karawang Tanam 400 Pohon Magrove

Di samping itu, imbuh Helmi, jumlah pengusaha di Kabupaten Garut terbilang masih kurang. Jika penduduk Kabupaten Garut sebanyak 2,67 juta, UMKM di Kabupaten Garut sebanyak 40.000 dan IKM sebanyak 14.000, maka masih sangat kurang jika dibandingkan dengan rata-rata nasional yaitu sebanyak 3%.

“Nah ini jadi pengusaha di Garut itu, dari data ini masih kurang, walaupun mungkin di pendataannya, karena ini yang didata itu yang punya NIB (Nomor Induk Berusaha), masih aja ada yang belum punya NIB, kalau di data semua bisa jadi mungkin 3%, karena secara nasional kita 3%,” ucapnya.

Maka dari itu, Helmi mengungkapkan bahwa jumlah pengusaha termasuk di dalamnya pengusaha perempuan harus ditingkatkan.

“Saya berharap dari acara ini bisa ada rekomendasi untuk berbagai elemen, termasuk untuk pemerintah, apa yang harus kita lakukan barangkali dalam rangka meningkatkan jumlah maupun kualitas pengusaha maupun pengusaha perempuannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Inovasi Solutif Sampah, Pangdam III/Slw Cek MOTAH di Sektor 7 Citarum

Sementara itu, Ketua Wahegar, Susi Susilawati, menyampaikan bahwa seminar nasional ini merupakan kado dari Wahegar untuk Kabupaten Garut yang tengah berulang tahun yang ke-210. Wahegar sendiri merupakan sebuah komunitas yang di dalamnya terdapat anggota perempuan dari berbagai profesi, mulai dari pengusaha, akademisi, praktisi, dokter, pengacara, UMKM, dan semua lapisan masyarakat.

“Dan kami tidak memilih-milah, selama perempuan itu mau bergandengan tangan dengan kami maka kita jalan untuk menuju Kabupaten Garut yang lebih baik,” ucap Susi.

Ia berharap, melalui seminar ini, perempuan di Kabupaten Garut dapat lebih mandiri, inovatif, kreatif, dan dapat memberikan solusi dalam permasalahan yang ada di Kabupaten Garut.

“Karena kami ini adalah komunitas yang peduli terhadap permasalahan-permasalahan di Garut, baik perceraian meningkat, bank emok, LGBT, narkoba, stunting, belum lagi masalah pelecehan seksual dan segala macam yang selalu tertutup dan kami ingin membantu bekerja sama (mengatasinya),” tandasnya.

Berita Terkait

Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Hadir Bawa Harapan, Rumah Nenek Enung yang Roboh Bakal Dibangun
Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem
Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo
Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar
Banjir Sisakan Lumpur dan Sampah, Polsek Cisurupan Bersama Warga Bergerak
Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan
Detik-Detik Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Santolo, Tiga Nelayan Dilarikan ke Puskesmas
Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:30 WIB

Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi Hadir Bawa Harapan, Rumah Nenek Enung yang Roboh Bakal Dibangun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Camat Cibalong Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Ancaman Longsor Mengintai Saat Cuaca Ekstrem

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Hanya Beri Dukungan Moril, Kapolres Garut Tawarkan Pekerjaan bagi Korban Kapal Virgo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Kemenkes Siapkan Investasi di Atas Rp100 Miliar untuk RSUD dr. Slamet Garut, Rotinsulu Dibidik Jadi RS Berkapasitas Besar

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Resmi Dimulai, Kapolres Garut Tegaskan Keselamatan, Pelanggaran Tak Bisa Diabaikan

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!