Kabupaten Garut Jadi Tuan Rumah Penanaman 95.760 Pohon Serentak Di Jawa Barat - Kilas Garut News

Kabupaten Garut Jadi Tuan Rumah Penanaman 95.760 Pohon Serentak Di Jawa Barat

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 29 November 2022 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS|Kabupaten Garut menjadi lokasi pusat penanaman pohon yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Jabar, di Bendungan Copong, Kampung Maleer, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (28/11/2022).

Penanaman 95.760 pohon yang dilaksanakan serentak di 9 wilayah Cabang Dinas Kehutanan (CDK) se-Jawa Barat ini digelar dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2022.

Kegiatan ini dibuka resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Rushanul Ulum, dan dihadiri oleh Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, dan tamu undangan yang lainnya.

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan jika tujuan dari penanaman pohon ini tiada lain untuk memberikan semangat kepada masyarakat untuk tetap menanam pohon dari waktu ke waktu, hari ke hari dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan.

“Karena kita tahu makna dari pohon ini sangat banyak sekali, menyaring udara juga polusi, kemudian juga panas bumi bisa diserap bumi ini, dan juga tanah lestari tidak akan banjir, dan lainnya,” ujar Uu ketika diwawancara oleh awak media seusai acara.

Ia memaparkan jika pihaknya sejak awal fokus terhadap penanaman pohon ini. Bahkan, imbuh Uu, diawal kepemimpinannya bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, pihaknya menargetkan menanam 50 juta pohon dan sudah terlampaui.

“Diawali awal kepemimpinan kami 50 juta pohon tetapi sudah terlampaui sehingga ditambah lagi 25 juta di akhir kepemimpinan kami,” paparnya.

Uu berharap kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi saja. Akan tetapi, juga diharapkan bisa dilakukan hingga ke tingkat desa.

“Harapan kami kegiatan hari ini bukan hanya di tingkat provinsi tetapi di kecamatan desa pun para kepala desa ada gerakan untuk menanam pohon di wilayah Jawa Barat, pak lurah dan juga yang lainnya,” harapnya.

Baca Juga :  Kapal Edrico 3 Terdampar di Pantai Setu Cibalong, 15 Anak Buah Kapal dan Kapten Kapal Dinyatakan Aman dan Sehat

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, menuturkan jika penanaman pohon yang dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi dalam upaya konservasi lingkungan di Kabupaten Garut.

Ia mengatakan sebagai tindaklanjut penanaman pohon ini, pihaknya diamanatkan untuk melakukan pendampingan penanaman yang telah dilakukan oleh DLH Jabar dan Dishut Jabar ini.

“Sekaligus juga kebetulan kita juga memiliki program penanaman pohon ya yang sudah diamanatkan oleh Menko (Menteri Koordinator) PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) sebesar 400 ribu pohon yang harus dilakukan penanaman oleh Dinas Lingkungan Hidup (Garut),” tutur Jujun.

Ia mengungkapkan pendampingan ini dilakukan agar penanaman pohon ini tidak hanya sekedar ceub cul atau tanpa pemeliharaan dan sebagainya. Sehingga diharapkan penanaman pohon ini bisa dirasakan dampaknya di masa yang akan datang.

“Itu betul-betul bisa dampaknya bisa dirasakan mungkin walaupun baru 10 tahun atau 15 tahun akan datang, tapi dampaknya betul-betul ada dan setidaknya bisa termonitor setiap tahunnyaa bahwa apa yang dilakukan oleh gerakan penanaman pohon hari ini tetap itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa dalam rangka mitigasi bencana di tahun atau 10 tahun yang akan datang seperti itu,” ungkapnya.

Ia mengajak semua pihak untuk melanjutkan aksi penanaman pohon yang telah dilakukan oleh Pemprov Jabar. Terlebih, imbuh Jujun, Kabupaten Garut saat ini memiliki 57 ribu hektar lahan kritis.

Baca Juga :  Perkuat Keimanan dan Ketakwaan, Polres Garut Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Tentu saja (penanaman pohon) ini menjadi salah satu upaya walaupun misalkan tadi baru sekitar 100 atau 200 ribu pohon yang ditanam, tetapi ini upaya yang memang perlu kita apresiasi dan perlu kita lanjutkan, baik itu Dinas LH Provinsi (Jabar) maupun oleh lingkungan hidup kabupaten, termasuk oleh pegiat lingkungan yang ada di manapun termasuk di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala DLH Jabar, Prima Mayaningtias, menyampaikan jika gerakan menanam pohon ini menjadi satu langkah strategis dalam mengurangi luas lahan kritis serta mencegah terjadinya degradasi lahan khususnya di wilayah Sungai Cimanuk.

Prima juga menjelaskan jika Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki lahan kritis seluas 907 ribu hektare, yang terdiri dari lahan kritis dan sangat kritis.

“72% lahan kritis di Jawa Barat ini termasuk yang sangat kritis, kalau ekuivalen dengan 658 ribu (hektare), dan untuk itu masih dibutuhkan perhatian khusus untuk menangani kondisi tersebut,” jelasnya.

Ia menjelaskan dalam rangkaian peringatan HMPI tahun ini, pihaknya telah menanam 145.760 pohon atau jika dikonversikan dalam lahan memiliki luas 360 hektare.

“Jadi total pohon yang ditanam yang dilakukan selama hari menanam pohon ini sebanyak 145.760 pohon atau 360 hektare, dilihat dari jumlah pohon memang banyak, tapi kalau saya presentasikan dari luas lahan kritis yang harus ditanami dari luasan tersebut baru 0,05%, jadi memang masih memerlukan upaya-upaya yang cukup keras dari kita semua,” tandasnya.

Kabupaten Garut sendiri masuk dalam wilayah kerja CDK V bersama dengan Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, dengan pohon yang ditanam sebanyak 19.500 pohon.(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar
Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat
PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut
Bupati Garut Tancap Gas Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Seluruh Pilar Sosial Digerakkan
Bupati Garut Perintahkan Dishub Tertibkan Truk ODOL dan Benahi Parkir Liar
Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum
Tongkat Komando Kodim 0611/Garut Resmi Berganti, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Siap Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Sinergi dengan Rakyat
Laporan Warga Lewat Call Center 110 Langsung Ditindak, Polisi Sigap Tangani Truk Terguling di Lebak Jero
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:21 WIB

Bupati Garut Perketat Retribusi Parkir, Inspektorat Diminta Cek Setoran yang Tak Wajar

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Polres Garut Apresiasi Inovator Ketahanan Pangan, Atlet, Kreator Digital, hingga Penggerak Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:36 WIB

PLN dan BCA Serahkan Bantuan USG Rp400 Juta untuk Dukung Kesehatan Ibu Hamil di Garut

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:27 WIB

Bupati Garut Perintahkan Dishub Tertibkan Truk ODOL dan Benahi Parkir Liar

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:06 WIB

Ibu Korban Dugaan Pencabulan di Garut Viral Curhat di TikTok, Mengaku Setahun Menanti Kepastian Hukum

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!