KILASGARUTNEWS.id|Institut Pendidikan Indonesia (IPI) kembali menorehkan prestasi pada tingkat nasional. Berdasarkan hasil Pemeringkatan Sistem Informasi Kinerja dan Tata Kelola Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) yang dirilis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Nomor Surat: 4744/B2/DT.01.01/2025), IPI berhasil mempertahankan predikat “Baik Sekali” untuk tahun 2021, 2022, 2024, dan 2025. Kamis (27/11/2025).
Capaian ini sekaligus menegaskan konsistensi IPI dalam menjaga mutu tata kelola dan kinerja kemahasiswaan secara berkelanjutan. Tahun 2021 menjadi salah satu pencapaian terbaik, ketika IPI meraih peringkat ke-6 nasional kategori Institut, menandai kualitas pengelolaan kemahasiswaan yang diakui secara luas di tingkat nasional.
Rektor Institut Pendidikan Indonesia, Prof. Nizar, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur kampus.
“Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi representasi nyata dari semangat kolaborasi, komitmen, dan dedikasi seluruh sivitas akademika. IPI akan terus memperkuat tata kelola kemahasiswaan, mengembangkan potensi mahasiswa, serta memastikan seluruh kegiatan kemahasiswaan berjalan profesional dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujar Prof. Nizar.
Kepala Bagian Kemahasiswaan IPI, Rivan Syahrul Falah, M.Pd., menambahkan bahwa prestasi ini lahir dari sinergi banyak pihak.
“Kami berterima kasih kepada Rektor, para Wakil Rektor, pimpinan fakultas dan program studi, organisasi kemahasiswaan, hingga seluruh mahasiswa yang aktif berkontribusi. Ini adalah buah dari kerja sama dan semangat gotong royong. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat sistem pembinaan kemahasiswaan, memperluas jejaring kolaborasi, serta membuka ruang prestasi di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dengan keberhasilan mempertahankan predikat “Baik Sekali” selama empat periode, IPI menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam tata kelola serta kinerja kemahasiswaan. Capaian ini menjadi dorongan bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
(dk)












