Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Reaktivasi Jalur Kereta, Garut Jadi Perhatian Khusus - Kilas Garut News

Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Reaktivasi Jalur Kereta, Garut Jadi Perhatian Khusus

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 16 April 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan potensi pariwisata melalui pemanfaatan transportasi kereta api. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (rakor) Perkeretaapian bertema “Rencana Reaktivasi dan Pembangunan Jalur Kereta Api Baru” di Bale Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (15/4/2025).

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan potensi pariwisata melalui pemanfaatan transportasi kereta api. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (rakor) Perkeretaapian bertema “Rencana Reaktivasi dan Pembangunan Jalur Kereta Api Baru” di Bale Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (15/4/2025).

KILASGARUTNEWS.id|Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk memaksimalkan potensi pariwisata melalui pemanfaatan transportasi kereta api. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (rakor) Perkeretaapian bertema “Rencana Reaktivasi dan Pembangunan Jalur Kereta Api Baru” di Bale Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (15/4/2025).

Rakor dihadiri 10 bupati/wali kota di Jawa Barat, termasuk Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

“Kereta api sebenarnya jalur transportasi yang paling murah,” ujar Dedi Mulyadi.

Menurutnya, kereta api memiliki keunggulan sebagai moda transportasi massal yang mampu mengurai kemacetan serta memudahkan mobilisasi wisatawan. “Ini pengangkutannya massal, karena pengangkutannya massal mudah memobilisasi orangnya,” tutur KDM, sapaan akrab Gubernur Dedi Mulyadi.

Dalam rakor tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ketua MPR dan Menag Jadi Saksi Pernikahan Anak Gubernur Dedi Mulyadi

“Elektrifikasi (KRL) menjadi target awal, minimal kemacetan di Kota Bandung dan sekitarnya terselesaikan,” katanya.

Selain elektrifikasi, Pemprov Jabar juga menargetkan reaktivasi jalur kereta api dari Bandung menuju Pangandaran. “Reaktivasi kita yang paling dekat jalur kereta dari Bandung sampai Pangandaran. Itu baru sampai Banjar, kita bikin itu prioritas pertama kita selesaikan,” ungkap Dedi.

Beberapa jalur lain yang akan dihidupkan kembali mencakup lintas Stasiun Garut – Cikajang, Bogor–Sukabumi–Cianjur hingga Padalarang, serta jalur Bandung–Ciwidey. Jalur-jalur tersebut dinilai strategis untuk mendukung konektivitas dan mengantisipasi kemacetan, terutama saat musim liburan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang turut hadir dalam rakor menyampaikan bahwa Kabupaten Garut menjadi salah satu wilayah yang dilintasi jalur kereta api dan mendapat perhatian dalam program reaktivasi.

Ia menjelaskan, reaktivasi jalur tersebut diharapkan mampu mendorong distribusi produk pertanian Garut, bahkan Gubernur meminta agar disiapkan gerbong khusus untuk mengangkut hasil pertanian.

Baca Juga :  Sekmat Pakenjeng Meninggal di Dalam Mobil yang Terparkir Seharian di jalan Cikelet

“Pak Dedi minta disiapkan gerbong khusus di rute eksisting untuk produk pertanian,” katanya.

Selain itu, jalur kereta api Garut juga ditargetkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. “Kita tahu jalurnya sangat menarik dan indah. Ini akan membantu akses menuju destinasi wisata,” ujar Bupati.

Tak hanya penumpang, kereta api juga akan dimanfaatkan untuk mengangkut barang, terutama untuk distribusi ke Jakarta secara lebih murah dan aman. Menurutnya, kereta api menjadi moda transportasi yang irit, aman, dan efisien untuk pergerakan orang dan barang.

Meski demikian, Bupati menyebutkan bahwa akan ada sejumlah tantangan yang harus diantisipasi dalam merealisasikan rencana ini.

(dk)

Sumber:Diskominfo Garut

Berita Terkait

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:41 WIB

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!