Garut Tambah Kekuatan Gizi, SPPG Sindanggalih Karangpawitan di Bawah Yayasan Rafifa Putra Gunawan Segera Beroperasi - Kilas Garut News

Garut Tambah Kekuatan Gizi, SPPG Sindanggalih Karangpawitan di Bawah Yayasan Rafifa Putra Gunawan Segera Beroperasi

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindanggalih Karangpawitan di bawah naungan Yayasan Rafifa Putra Gunawan akan segera beroperasi. Hal ini diawali dengan peresmian yang berlangsung di Kampung Nagrog, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Minggu (15/2/2026).

Camat Karangpawitan, Anas Aolia Malik, menyambut baik kehadiran SPPG Sindanggalih 10 ini. Ia berharap kehadiran satuan pelayanan ini dapat menjadi motor penggerak dalam menyiapkan generasi muda Garut menghadapi Indonesia Emas 2045.

“Harapan kami sama dengan keinginan pimpinan kebijakan dari tingkat atas. Bahwa ini pemerataan dalam rangka meningkatkan gizi masyarakat menyongsong Indonesia Emas 2045. Mudah-mudahan anak-anak bisa terpenuhi standar gizinya dan kelak mereka akan menjadi penerus bangsa,” ujar Anas.

Kepala Bidang Konsumsi dan Pengembangan SDM Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Adji Sumarwan, mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif sektor swasta dalam mendukung program pemerintah. Ia mencatat bahwa realisasi pembangunan SPPG di Kabupaten Garut telah melampaui target.

Baca Juga :  Polsek Tarogong Kidul Polres Garut Lakukan Penertiban Knalpot Tidak Standard

“Target pembangunan SPPG di Jawa Barat itu 4.600 sekarang telah terlampaui kurang lebih sudah hampir 4.700-an, dan di Kabupaten Garut sendiri targetnya 396-an lah, ini sudah ke-411, jadi sudah realisasinya sudah hampir 111%, tapi kan masih banyak anak-anak didik kita mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, madrasah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, masih belum terlayani semua,” ungkapnya.

Adji juga memberikan catatan penting terkait operasional, terutama mengenai aspek higienitas dan keamanan pangan. Ia menekankan bahwa kualitas makanan harus dijaga ketat, termasuk aturan waktu konsumsi yang tidak boleh lebih dari 4 jam setelah matang untuk menghindari kontaminasi mikroorganisme.

“Tapi meskipun demikian yang perlu tentunya diperhatikan ketika sudah operasionalnya harus terus dijaga kontinuitasnya tidak menurun baik mutu maupun jumlahnya nanti,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Garut Warning Dinkes dan DLH Pastikan Gizi Terjaga dan Sampah SPPG Terkelola

Ketua Yayasan Rafifa Putra Gunawan, Ega Gunawan, menjelaskan bahwa yayasannya telah melalui proses verifikasi ketat dari Badan Gizi Nasional (BGN). Ia memaparkan, dapur operasional tersebut kini telah memiliki ID resmi dan siap beroperasi penuh dalam waktu dekat yaitu pada awal bulan Ramadan dengan bentuk makanan kering sesuai dengan arahan dari BGN.

“Kita mengakomodir di 2000 siswa untuk 750 itu di B3 di beberapa desa. Jadi penerima manfaat seluruhnya 2.750,” ucapnya.

Selain fokus pada gizi, proyek ini juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi lokal. SPPG ini menyerap 47 tenaga kerja, di mana 15 orang di antaranya merupakan warga lokal Kampung Nagrog.

“Harapan kami salah satu yayasan kepada pemerintah khususnya Provinsi Jawa Barat tetap mendukung program ini karena program ini berkesinambungan untuk masa depan anak-anak bangsa,” jelas Ega.

(dk)

Berita Terkait

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul
Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan
Kapolres Garut Sambangi Makodim 0611, Perkuat Soliditas TNI-Polri Demi Garut Aman dan Kondusif
Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks
Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga
Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra
Dua Pengedar Psikotropika Diciduk Satres Narkoba Polres Garut, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Selamatkan Sumber Air, Pemerintah Desa Mekarsari Ajak Warga Peduli Lingkungan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dandim 0611/Garut Resmikan SPPG Balewangi 4, Perkuat Program MBG Demi Cegah Stunting dan Cetak Generasi Unggul

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ketika Warga Miskin Gigit Jari: Aep Diduga Desil 1 Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos, Dinsos Garut Diminta Turun Tangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:32 WIB

Polres Garut Pastikan Isu Macan Turun Gunung dan Menerkam 3 Warga adalah Hoaks

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WIB

Hari Pertama Sekolah, Bupati Garut Izinkan ASN Dampingi Anak: Pendidikan Dimulai dari Keluarga

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:24 WIB

Puluhan Jurnalis Garut Hadiri Silaturahmi Perdana Bersama Kasat Reskrim Baru Polres Garut, AKP Herman Saputra

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!