Di Garut Komisi Penilaian Eliminasi Malaria Nasional Lakukan Uji Petik Penilaian Eliminasi Malaria - Kilas Garut News

Di Garut Komisi Penilaian Eliminasi Malaria Nasional Lakukan Uji Petik Penilaian Eliminasi Malaria

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 April 2023 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Komisi Penilaian Eliminasi Malaria Nasional, melakukan uji petik guna penilaian eliminasi malaria di Kabupaten Garut. Dipilihnya Kabupaten Garut, karena dinilai sangat baik dalam hal responsif dan memiliki dukungan dari lintas sektor yang sangat kuat.

“Dukungannya itu sangat kuat, untuk malaria dan juga sebenarnya untuk TB dan HIV, jadi memang kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada hari ini sangat bermanfaat untuk pemeliharaan ke depan nantinya, dan juga sebenarnya untuk pengendalian penyakit lain termasuk TB dan HIV,” ucap Ketua Komisi Penilaian Eliminasi Malaria Nasional, dr. Ferdinan J. Laihad, usai pertemuan bersana Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dan jajarannya, dalam rangka Assesment Bebas Penyakit Malaria di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wakil Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/4/2023).

Ferdinan memaparkan, terdapat 5 kriteria penilaian untuk tingkat provinsi, di antaranya yaitu komitmen, surveilans, tata laksana, kemandirian masyarakat, dan dokumentasi, di mana untuk kriteria pertama hingga keempat diukur pada provinsi dan kabupaten yang terkait.

“Jadi yang dinilai itu adalah sistemnya sebenarnya, apakah itu sistem surveilance-nya jalan, komitmen itu jalan dari provinsi sampai semua kabupaten yang ada yang kita kunjungi, dan juga kegiatan jejaring tata laksana yang tadi sudah kita diskusikan, serta juga kemandirian masyarakat tadi adalah pemberdayaan masyarakat desa, ada dari CSR juga saya lihat ada, jadi banyak hal,” tuturnya.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Garut Hadiri Sosialisasi serta Uji Publik Buku Saku Pedoman Deteksi dan Cegah Dini Potensi Radikalisme

Untuk dokumentasi sendiri, imbuh Ferdinan, hal itu akan membantu pemerintah pusat pada saat pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO).

“Kalau tingkat nasional akan dinilai oleh WHO sebenarnya, jadi kita hanya sampai ke tingkat provinsi, dan memang salah satu kriteria provinsi tadi juga disamping 4 elemen yang kita nilai, dan 5 sebenarnya, tetapi yang satu lagi itu adalah untuk mencegah terjadinya KLB kedepan,” lanjut Ferdinan.

Sekda Nudin Yana, mengatakan, eliminasi malaria ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan RI agar setiap kota/kabupaten salah satunya di Provinsi Jawa Barat dapat terhindar dari penyakit malaria.

‘Sehingga hari ini tim (penilai) turun dalam rangka barusan kita berdiskusi ber-FGD, terkait bagaimana _effort_ yang dilakukan oleh teman-teman Dinkes sebagai _leading sector_ dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Garut dalam rangka melakukan eliminasi malaria seperti itu,”  ucapnya.

Nurdin menyampaikan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran terkait penanganan ataupun pencegahan penyakit malaria di Kabupaten Garut. Selain itu, ia juga meminta setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk dapat bersama-sama melakukan recovery di segmentasinya masing-masing.

“Sehingga malaria tidak lagi menjadi KLB di Kabupaten Garut. Dan alhamdulillah Kabupaten Garut di tahun 2019 sudah (melakukan) proklamasi sebagai daerah yang memang tidak ada malaria,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Garut, Asep Surachman, mengungkapkan, sejak tahun 2019, Kabupaten Garut  sudah dinyatakan bebas malaria, bahkan sampai saat ini pihaknya tidak menemukan kasus lokal. Adapun 9 kasus yang ditemukan 9 di Kabupaten Garut tahun lalu, imbuh Asep, adalah kasus yang sifatnya dari luar atau impor.

Baca Juga :  Polsek Singajaya Polres Garut Giat Sosialisasi Pembentukan Polsubsektor Kecamatan Peundeuy

“Kasus kemarin tahun 2022 itu ada 9 ya dan itu semua berasal dari luar pulau bukan dari Garut, jadi untuk Garut sendiri walaupun di daerah selatan ada 7 kecamatan yang risiko malaria, tetapi kita aman karena kita secara periodik secara rutin dicek apakah nyamuknya masih ada atau tidak,” katanya.

Asep menuturkan, meski pihaknya memiliki program Juru Malaria Desa (JMD), pihaknya  merasa cukup kesulitan untuk menjangkau lapangan, di mana pihaknya harus mengajak masyarakat lokal seperti karang taruna ataupun masyarakat lainnya untuk melakukan pencegahan penyakit malaria.

“Kalau ada upaya pencegahannya apa ya kalau tidak ada kita kejar di rumah-rumah yang berdekatan dengan lagoon ya (atau) tempat-tempat perindukan nyamuk Malaria tersebut,” lanjutnya.

Asep menerangkan, meminta agar masyarakat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila menderita gejala malaria seperti demam dan menggigil, apalagi menjelang larus mudik ebaran ini.

“Nah, yang merantau ini kan bukan saja dari Jakarta dari Bandung tapi bisa jadi luar pulau, dan ini oleh-olehnya selain bawa oleh-oleh materi juga penyakit, nah ini kita lakukan upaya pencegahannya,”  tandasnya.(red*).

Berita Terkait

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah
Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing
Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata
Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8, Upaya Identifikasi Terus Dilakukan
Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo
Sertijab Besar-Besaran di Polres Garut, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Berganti
Duka Kapal Virgo Transport 8, Bupati Garut Turun Langsung Temui Keluarga Korban di Karangpawitan
Kapolda Jabar Ziarah ke Sunan Godog Garut, Santuni Warga dan Perkuat Silaturahmi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:21 WIB

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

Jumat, 18 September 2026 - 13:26 WIB

Alasan Bupati Garut Tahan Kepulangan Korban Kapal Virgo 8 ke Rumah Masing-masing

Rabu, 16 September 2026 - 20:54 WIB

Dua Jenazah Korban Tragedi Virgo Transport 8 Tiba di Karangpawitan, Keluarga dan Warga Tak Kuasa Menahan Air Mata

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WIB

Polres Garut Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Kapal Virgo 8, Upaya Identifikasi Terus Dilakukan

Senin, 14 September 2026 - 16:06 WIB

Kapolres Garut Tak Sekadar Datang Takziyah, Buka Akses Kerja Untuk Keluarga 22 Korban KMP Virgo

Berita Terbaru

Ekonomi

Rafa Cell dan Subadri Jadi Pemenang Lelang CASA BRILink 2026

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:27 WIB

Redaksi Kilas

HUT Lantas ke-71, Anggota Polres Garut Donor Darah

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:21 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!