Dandim 0611/Grt Pastikan Pelaku Pencurian Cabe di Barusuda Bukan Anggota TNI Aktif - Kilas Garut News

Dandim 0611/Grt Pastikan Pelaku Pencurian Cabe di Barusuda Bukan Anggota TNI Aktif

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Gelombang pemberitaan dan video viral di media sosial, khususnya di platform TikTok, yang menarasikan bahwa “anggota TNI mencuri cabe” di Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya dijawab langsung oleh Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Inf Andrik Fahrizal. Dalam konferensi pers yang dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media, Dandim menyampaikan klarifikasi penting untuk meluruskan informasi yang telah beredar luas.

Mengawali penjelasannya, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Andrik Fahrizal menyampaikan salam dan apresiasi kepada awak media yang hadir sebelum kemudian membacakan klarifikasi resmi terkait kasus yang sempat memicu keresahan publik tersebut.

Dandim menegaskan bahwa peristiwa pencurian cabe benar terjadi. “Memang betul telah terjadi pencurian cabe di Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, pada tanggal 23 November, dan dilakukan pada malam hari,” ujarnya.

Namun, isu yang menyebutkan bahwa pelakunya adalah anggota TNI aktif dipastikan tidak benar.

Baca Juga :  Seorang Pelajar di Garut Diringkus Polisi Kedapatan Curi Uang di Mobil

“Berdasarkan laporan dari Koramil 1113/Bayongbong, sempat muncul dugaan bahwa pelaku adalah anggota TNI karena saat kejadian yang bersangkutan menggunakan pakaian mirip seragam dinas. Namun pada kesempatan ini saya memastikan: pelaku bukan anggota TNI aktif. Saya ulangi, bukan anggota TNI aktif,” tegasnya.

Dandim kemudian mengungkap fakta yang kerap terlewat dalam pemberitaan viral tersebut. Pelaku utama ternyata mantan anggota TNI yang sudah lebih dari satu dekade tidak lagi memiliki hubungan kedinasan dengan institusi.

“Yang bersangkutan adalah mantan prajurit Brigif 13 Galuh Tasikmalaya yang telah dipecat pada tahun 2006 karena pelanggaran berat berupa desersi atau meninggalkan dinas tanpa izin,” jelas Dandim.

Dengan status tersebut, ia menekankan bahwa yang bersangkutan kini sepenuhnya adalah warga sipil, tanpa keterkaitan tanggung jawab maupun kewenangan apa pun dengan TNI.

Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan komitmen TNI terhadap transparansi informasi serta ketegasan institusi dalam menjaga kehormatan organisasi. Dandim menekankan bahwa setiap pelanggaran prajurit selalu ditindak secara disiplin, dan mantan anggota yang telah diberhentikan tidak lagi berada di bawah pembinaan TNI.

Baca Juga :  Warga Desa Cintadamai Bersemangat Bantu Personil TMMD ke 120 Kodim 0611/Garut

“Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar. TNI tidak menutup-nutupi kasus apa pun. Namun penting untuk membedakan tindakan individu yang sudah menjadi warga sipil dengan tanggung jawab institusi,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Dandim menyampaikan harapannya agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi viral yang belum terverifikasi.

“Demikian klarifikasi yang bisa kami sampaikan. Terima kasih kepada rekan-rekan media yang hadir. Mari bersama-sama menjaga ketenangan dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.”

Konferensi pers kemudian ditutup dengan salam, menegaskan komitmen TNI dalam menjaga transparansi, kedisiplinan, dan kehormatan institusi di tengah derasnya arus informasi digital.

(dk)

Berita Terkait

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Laka Laut di Muara Kancil Cikelet
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 00:21 WIB

Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!