Bupati Garut Sebut Core Values Ber AKHLAK Akan Menjadi Perhatiannya - Kilas Garut News

Bupati Garut Sebut Core Values Ber AKHLAK Akan Menjadi Perhatiannya

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebutkan bahwa _core values_ Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni BerAKHLAK yang memiliki akronim Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, menjadi suatu hal yang akan menjadi perhatiannya.

Hal ini disampaikan Bupati Garut, ketika memberikan sambutan dalam acara Evaluasi dan Rekonsiliasi Pencapaian Atas Target PBB-P2 ( Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) per Kecamatan Semester I (Satu) Tahun 2022 yang dihadiri oleh para camat dan tamu undangan lainnya, di Aula Bank BJB Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (5/8/2022).

“(Ke) tujuh value ini akan menjadi perhatian kita, karena saya ingin di satu setengah tahun ke depan, saya meng under controle semua, bisa saling mengingatkan (karena) semua program berorinteasi pelayanan,” ujar Bupati Garut.

Ia juga menginginkan di kecamatan terdapat lingkungan kerja yang harmonis, salah satu contohnya adalah dengan menghargai keberadaan kasi di kecamatan.

“Makanya saya ingin memberdayakan mereka dalam bentuk satu komitmen harmonisasi organisasi di tingkat desa, untuk meningkatkan aksestabel, akuntabel, kompeten dan adaptif kolaboratif, jadi itu nanti akan ada perubahan besar-besaran yang akan kita lakukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Raih Juara 3 Nasional, Kades Barusari Garut Terima Penghargaan Peacemaker Justice Award

Selain itu, Rudy juga mengatakan, saat ini pihaknya menginginkan adanya pengembangan SKP (Sasaran Kerja Pegawai) yang berkeadilan dengan menggunakan parameter yang terukur ketika sebuah karir akan ditempati. Namun, imbuh Rudy, hal tersebut dikecualikan untuk camat, karena jabatan tersebut diprioritaskan untuk lulusan STPDN.

“Boleh saya mengajukan di luar STPDN dengan surat pernyataan dan disetujui oleh Pak Gubernur, makanya kalau camat itu misalnya ada non STPDN-nya pasti kudu ngirim surat heula ka Gubernur,” imbuh Rudy.

Berkaitan dengan PBB, ia menilai bahwa kontribusi camat  bisa dikatakan minim sekali. Meskipun begitu, ia tetap mengapresiasi para camat yang melakukan upaya sebagai koordinator untuk peningkatan PBB ini.

“Jadi komunikasi dan kolaboratif yang bisa menciptakan itu, meskipun ya (tetap) ada usaha sebagai koordinator, tapi komunikasilah dengan kepala-kepala desa, supaya kepala desa juga bisa ini, saya juga akan mengganti camat yang tidak disukai oleh kepala desa tapi (tetap) objektif,” katanya.

Baca Juga :  Pj  Bupati Garut Pimpin Rakor Persiapan Akhir lomba 10 Program PKK di Wanaraja

Ia berharap para camat bisa meningkatkan kinerjanya. Terlebih, saat ini banyak kantor kecamatan yang sudah representatif.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Hendra S. Gumilang, menuturkan, berdasarkan data yang dimilikinya, realisasi pajak daerah pada tahun 2022 semester 1 sudah mencapai 50.81%, kemudian kegiatan retribusi sudah mencapai angka 42.33%

Sementara, berkaitan dengan PBB, hingga hari kemarin (Kamis, 4 Agustus 2022), realisasinya sudah mencapai angka Rp 17.219.927.603 atau 40.51%.

“Pada intinya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu Camat di mana realisasi hari ini sudah lebih baik dibandingkan 2021, tapi masih di bawah realisasi tahun 2019 masih lebih bagus di 2019 yang sudah mencapai 50%,” tutur Hendra.

Ia memaparkan untuk pembayaran PBB ini, hingga data terakhir yang diterimanya, baru Kecamatan Talegong yang sudah lunas 100 persen.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani
Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil
Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan
Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa
Lewat Jumat Keliling, Wakapolres Garut Ajak Warga Waspadai Narkoba hingga Ancaman Karhutla
Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Tak Bedakan Agama, Kapolres Garut Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Polres Garut Sita 75 Botol Miras, Kapolres AKBP Niko Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Dandim 0611/Garut Beri Pesan Khusus kepada Babinsa dan Persit Saat Kunjungan ke Tiga Koramil

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Jangan Tunggu Ditilang, Ops Patuh Lodaya 2026 Dimulai 26 Oktober 2026 Satlantas Polres Garut Ingatkan Keselamatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Asops Kasal Turun ke Garut, KDMP Mekargalih Diverifikasi untuk Perkuat Ekonomi Desa

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!