Bocah 3 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok, Polsek Wanaraja Cek TKP - Kilas Garut News

Bocah 3 Tahun Tewas Tertimpa Pagar Tembok, Polsek Wanaraja Cek TKP

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 19 November 2022 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS|Akibat tertimpa pagar tembok yang runtuh, bocah berusia 3 tahun 5 bulan tewas dan sang ibu mengalami luka berat. Peristiwa naas itu terjadi di Kampung Sukasirna RT 01 RW 05, Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, Garut, pada Rabu, (16/11/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Diketahui korban bernama Wita Leviana (38) warga Kp. Sukarendah RT 02 RW 04, Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, dan Arsahaka Pradifta Adiyana (3 Tahun 5 Bulan) merupakan anak kandung dari Wita yang tewas seketika pada kejadian tersebut.

Baca Juga :  2 Tempat Alami Longsor, Polsek Cilawu Polres Garut Cek TKP

Kapolsek Wanaraja, melalui Kasi Humas Polsek Wanaraja, Bripka Yana Hendayana mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban sedang berjalan kaki hendak mengantarkan saudaranya ke kampung sebelah. Tanpa diduga, tiba-tiba pagar tembok rumah yang dihuni oleh Andi dan keluarganya yang terletak di Kp. Sukasirna RT 01 RW 05 runtuh. Dalam peristiwa itu, Arsahaka langsung meninggal di tempat sedangkan sang ibu mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD dr.Slamet Garut.

“Kejadian itu berawal saat korban mengatarkan adik kandung Kp.lempong dengan berjalan kaki sesampai di depan rumah ibu Piah (Alm) yang mana rumah tersebut di percayakan kepada sdr.Pardin dan rumah tersebut di kontrak dan dihuni oleh sdr.Andi beserta klrganya, tiba-tiba pagar tembok rumah tersebut roboh dan menimpa kedua korban saat mana salah satu korban meninggal dunia”., Ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Terjadinya Aksi Tawuran Antar Pelajar, Kanit intelkam Polsek Rawamerta Sambangi Tokoh Guru 

Ia pun menjelaskan robohnya pagar tembok yang memiliki ketinggian 2.5 meter panjang 10 meter itu, diakibatkan cuaca yang saat itu sedang hujan, jelasnya.(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026
Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival
Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah
25 Paket Sabu Gagal Beredar di Garut, Polisi Kantongi Identitas Bandar ‘N’
Bupati Garut Tegaskan Negara Harus Hadir, Perda Bantuan Hukum Disiapkan untuk Warga Miskin
Dandim Garut Resmikan Jalan Rabat Beton 3,8 Km Penghubung Dua Desa, Dorong Akses Ekonomi Warga Cibalong
Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat
210 Peserta Ikuti Seminar Inspiratif Perempuan Garut, Bekali Diri Hadapi Tantangan Zaman
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:59 WIB

Bupati Garut Tegaskan Negara Harus Hadir, Perda Bantuan Hukum Disiapkan untuk Warga Miskin

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:47 WIB

Dandim Garut Resmikan Jalan Rabat Beton 3,8 Km Penghubung Dua Desa, Dorong Akses Ekonomi Warga Cibalong

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!