Kilas Garut News–Satuan Polairud Polres Garut bersama unsur lainya mencoba Jembatan Gantung untuk dapat dilalui masyarakat terutama anak-anak sekolah yang melintas sungai Cimanuk.
Jembatan gantung atau ada juga yang menyebut jembatan rawayan yang beberapa waktu lalu putus terkena dahsyatnya bencana banjir luapan sungai Cimanuk, kini walaupun sementara sudah selesai dibangun kembali dan sudah dapat digunakan, untuk memastikan keamananya beberapa personil dari Sat Polairud Polres Garut, Polsek Banyuresmi, TNI, BPBD dan yang lainya telah mencoba melalui jembatan tersebut dengan aman.
Jembatan yang menghubungkan desa Sukasenang Kecamatan Banyuresmi dan Desa Lengkongjaya Kecamatan Karangpawitan beberapa waktu lalu setelah banjir pernah ditinjau Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil. Yang dalam salah satu sambutannya akan membangun kembali jembatan tersebut dengan berbagai penyesuaian agar lebih kuat dan tidak terkena banjir. Tetapi untuk dapat segera membantu anak-anak bersekolah maka akan dibangun jembatan sementara.
Jembatan ini dikerjakan secara bergotongroyong bersama-sama masyakarat, Pemda Garut, Sat Polairud Polres Garut, Polsek Banyuresmi, TNI, BPBD Kab.Garut dan Tim Relawan ( Jabar Quick Respon, Vertical Rescue & Faji)
Uji coba Jembatan penyebrangan yang menghubungkan Desa Lengkong Jaya Kec. Karangpawitan dengan Desa Sukasenang Kec. Banyuresmi dilaksanakan hari Jum,at tanggal 29 Juli 2022 mulai pagi hari sekitar pukul 06.30 Wib. Saat anak’
-anak pergi sekolah dan sore hari sekitar pukul 15.00 Wib.
Kapolres Garut melalui Kasat Polairud Polres Garut AKP Adnan, S.H. menyampaikan “ syukur Alhamdulilah jembatan kebaikan ini sudah bisa digunakan dengan aman semoga bermanfaat terutama buat anak-anak pergi pulang sekolah dan warga masyawakat sekitarnya, agar dirawat sebaik-baiknya, jangan digunakan dengan beban diluar kapasitas jembatan, agar jembatan ini dapat digunakan lebih lama, ungkap Kasatpoairud.(Deden Kurnia*).












