Ade Hendarsyah Buka Kejuaraan Pencak Silat se Priangan Timur - Kilas Garut News

Ade Hendarsyah Buka Kejuaraan Pencak Silat se Priangan Timur

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 2 Maret 2023 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Sebanyak 1.365 pesilat dari 7 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Jawa Barat, mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Priangan Timur Open, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Sarana Olahraga (SOR) R.A.A Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (2/3/2023). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Garut, Ade Hendarsyah.

Ade menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dirinya mengapresiasi dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Garut beserta jajaran panitia, yang telah menggelar single event Kejuaraan Pencak Silat se-Priangan Timur ini.

Apalagi ia menilai bahwa cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat ini merupakan salah satu cabor unggulan prioritas bagi prestasi olahraga Kabupaten Garut.

“Pada Porprov ke XIV Tahun 2022, cabang olahraga pencak silat menyumbangkan dua medali emas dan dua medali perunggu. Sebelumnya di multi event baik di tingkat daerah Provinsi Jawa Barat, di tingkat nasional, bahkan di tingkat internasional, atlet-atlet pencak silat senantiasa menyumbangkan medali emas sebagai bukti prestasi pencak silat di Kabupaten Garut,” ujar Ade.

Oleh karena itu, imbuh Ade, kejuaraan pencak silat seperti ini sudah selayaknya mesti digelar konsisten setiap tahun.

Baca Juga :  Bagikan Susu, Vitamin dan Telur, Anak Kategori Stunting Jadi Sasaran Satgas TMMD ke-120 Kodim 0611/Grt 

“Bukan hanya sebagai evaluasi terhadap pembinaan prestasi olahraga pencak silat, tetapi melalui kejuaraan ini memberikan ruang bagi atlet-altet kita untuk menambah jam terbang pengalaman pertandingan, sehingga mereka terus diasah prestasinya melalui kejuaraan-kejuaraan,” lanjutnya.

Ia juga menilai dengan kejuaraan ini juga merupakan upaya pembinaan prestasi cabor pencak silat. Apalagi menurutnya prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan memerlukan waktu yang cukup panjang dengan diawali dari program kerja yang harus terencana, terarah, terukur, berjenjang dan berkesinambungan.

“Harapan kita tentu saja bahwa kejuaraan ini harus senantiasa secara konsisten diselenggarakan, minimal satu tahun satu kali,” ucapnya.

Ade juga berharap pengurus IPSI Kabupaten Garut,  bisa memetakan kekuatan-kekuatan atlet berdasarkan nomor-nomornya. Menurutnya, untuk ukuran olahraga prestasi, pencapaiannya adalah melalui _multi event_ seperti untuk tingkat Jawa Barat adalah Porprov.

Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Garut, Agus Mulyana, menuturkan jika Kejuaraan Pencak Silat Priangan Timur Open ini, sebetulnya program kerja IPSI Kabupaten Garut dari tahun 2019. Namun, sempat terhenti akibat adanya wabah Pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif, Polsek Cibiuk Polres Garut Ops Knalpot Bising

“Tujuannya adalah untuk memperkuat posisi di dunia pencak silat untuk memperkuat (wilayah) Priangan pak, karena ketika Priangan main di Porda itu banyak berguguran, jadi makanya kami memperkuat Priangan, kami sepakat dengan para Ketua IPSI seluruh wilayah Priangan,” tutur Agus.

Dalam kejuaraan ini, lanjut Agus, ada beberapa nomor pertandingan yang dipertandingkan yakni tanding, tunggal baku, ganda dan regu, berasala dari kontingen Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bandung, termasuk Kabupaten Garut.

Agus mengungkapkan jika silat di Kabupaten Garut merupakan salah satu unggulan di Jawa Barat. Bahkan, perguruan silat terbanyak menurutnya ada di Kabupaten Garut, dengan hampir sekitar 600 perguruan silat.

Iya berharap agar pemerintah semakin lebih memperhatikan, apalagi pencak silat ini sebagai cabor unggulan perolehan medali paling banyak sekira 28 medali.

“Jadi raihannya silat ini terbanyak, jadi kansnya potensinya tinggi, makanya sekali lagi saya mohon kepada Pemerintah Kabupaten Garut lebih memperhatikan lagi (silat), (apalagi) dengan aturan baru sekarang peralatan juga harus baru,” tandasnya.

Berita Terkait

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:41 WIB

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!