KKN IPI Desa Peundeuy Terus Gelar Seminar Literasi Digital Untuk Masyarakat - Kilas Garut News

KKN IPI Desa Peundeuy Terus Gelar Seminar Literasi Digital Untuk Masyarakat

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 21 Agustus 2022 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Institut Pendidikan Indonesia (KKN IPI) Kelompok Desa Peundeuy tidak ada hentinya terus menggelar seminar edukasi literasi digital untuk masyarakat Desa Peundeuy . Seminar ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan literasi digital untuk masyarakay agar bijak dan bertanggungjawab menggunakan media sosial.

Sebelumnya kegiatan seminar Literasi digital telah dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda yaitu di SMPN 1 Peundeuy, MTS Assalam Peundeuy dan MA Assalam Peundeuy dan tiap tiap seminar diikuti oleh puluhan siswa. Namun tidak puas sampai disana Kelompok KKN IPI Desa Peundeuy kembali melaksanakan seminar yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Peundeuy, Sabtu 20 Agustus 2022 dan diikuti seratus lebih masyarakat Desa Peundeuy.

Nanan Nugraha selaku Ketua Pelaksana mengatakan edukasi literasi digital tidak cukup hanya diberikan pada siswa sekolah saja tetapi orang tua pun harus paham terkait literasi digital.
” Seminar edukasi literasi digital tidak cukup dilaksanakan untuk siswa sekolah saja, namun masyarakat atau orang tua pun harus paham akan perkembangan teknologi, Kita sudah berada di tengah-tengah dunia global yang di antaranya adalah dunia digital. Dunia digital ini harus kita kuasai. Untuk itu, kita perlu tahu edukasi tentang kecakapan digital, etika digital, budaya digital, dan di antaranya ada keamanan digital.”

Baca Juga :  Polres Garut Amankan Kegiatan Ibadah Kebaktian di Gereja Santa Maria Garut

Seminar Literasi Digital kali ini dihadiri oleh Rinda Cahyana, S.T., M.T. selaku Ketua Akademi Relawan TIK Indonesia sebagai narasumber pertama dan Aceng Ahmad Rodian Susila, M.Pd. Dosen Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut sebagai Narasumber kedua, Selain itu hadir juga Demmy Dharma Bhakti, S.T., M.Kom selaku penanggungjawab KKN Kecamatan Peundeuy, Purnomo Shidiq, M.Kom selaku Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM ) IPI serta Yuyun Yuliansyah selaku Kepala Desa Peundeuy.

Sesi pertama seminar diisi oleh Rinda Cahyana, S.T., M.T. memaparkan tentang Budaya berdigital dan berkarakter didunia digital serta memaparkan tentang bijak berinternet yaitu seperti jangan terlalu mudah percaya pada informasi yang diterima, menjaga etika dalam bermedia sosial, menyaring informasi yang akan dibagikan, hati-hati dalam memberikan informasi atau data pribadi di internet, dan menggunakan media sosial sebagai sarana dalam mengekspresikan karya.

“Budaya digital menggambarkan
bagaimana teknologi informasi
membentuk cara manusia
berinteraksi, berperilaku, berpikir, dan
berkomunikasi dalam masyarakat. Sehingga pengguna media sosial harus bijak dalam berinteraksi di media sosial, harus teliti dengan menerima informasi dengan mencari kebenarannya, Beberapa cara dapat kita lakukan untuk memastikan informasi yang diterima tersebut bohong atau fakta. Hal yang pertama adalah identifikasi terlebih dahulu pesan atau berita tersebut. Kemudian hati-hati dengan judul yang provokatif. Cermati alamat situs yang dijadikan sumber, apakah sudah kredibel atau belum dan kenali foto-foto yang berada di berita tersebut benar-benar foto asli atau hanya sebuah editan, serta dalam mengirim foto atau Vidio serta hal lainnya di media sosial harus mengutamakan nilai nilai kebaikan” tambahnya.

Baca Juga :  Polsek Pangkalan Polres Karawang Pantau Pertigaan Batakuoshin Saat Patroli Prekat

Aceng Ahmad Rodian Susila, M.Pd. Dosen Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut sebagai narasumber kedua memaparkan materi tentang Etika Didunia digital, Menurutnya, Etika Digital adalah kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari hari.

“Secara sederhana, dapat diartikan sebagai hal apa saja yang boleh atau tidak boleh dilakukan di dunia maya, karena segala sesuatu tentu ada konsekuensinya”, ucapnya.

Diakhir Rifki Akbar selaku ketua Kelompok pihaknya berharap kegiatan seminar ini menjadi bahan edukasi yang baik terhadap masyarakat supaya bisa lebih bijak dalam Berdunia digital.(DK).

Berita Terkait

4 Pelaku Penculikan dan Penyiksaan di Cikajang Dibekuk Polisi
Priyo Sumbodo Turun Tangan, Longsor Putus Jalur Utama Garut Selatan
TMMD ke-128, Andrik Fahrizal: Kami Hadir untuk Kesejahteraan Rakyat
Putri Karlina Tegas, SKPD Harus Aktif di Medsos Jangan Diam Hadapi Isu Publik
Dari Integritas hingga Inovasi, Abdusy Syakur Amin Tekankan 4 Kunci Kinerja Pejabat Baru
Peringatan Hari Kartini di Garut, Abdusy Syakur Amin Soroti Peran Perempuan Masa Kini
Kapolsek Pasirwangi Wahyono Aji Pimpin Aksi Hijau, 1.000 Pohon Ditanam di Embung Padaawas
Kunjungan Menhan RI di Garut, Kapolres Yugi Bayu Hendarto Siap Perkuat Stabilitas Wilayah
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:11 WIB

4 Pelaku Penculikan dan Penyiksaan di Cikajang Dibekuk Polisi

Kamis, 23 April 2026 - 12:48 WIB

Priyo Sumbodo Turun Tangan, Longsor Putus Jalur Utama Garut Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 09:07 WIB

TMMD ke-128, Andrik Fahrizal: Kami Hadir untuk Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 23 April 2026 - 08:11 WIB

Putri Karlina Tegas, SKPD Harus Aktif di Medsos Jangan Diam Hadapi Isu Publik

Kamis, 23 April 2026 - 07:39 WIB

Dari Integritas hingga Inovasi, Abdusy Syakur Amin Tekankan 4 Kunci Kinerja Pejabat Baru

Berita Terbaru

Redaksi Kilas

4 Pelaku Penculikan dan Penyiksaan di Cikajang Dibekuk Polisi

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:11 WIB

Redaksi Kilas

Priyo Sumbodo Turun Tangan, Longsor Putus Jalur Utama Garut Selatan

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:48 WIB

Redaksi Kilas

TMMD ke-128, Andrik Fahrizal: Kami Hadir untuk Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 23 Apr 2026 - 09:07 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!