Di Bulan Penuh Hikmah Kepedulian Tak Boleh Menunggu, LKSA Al Usman Bergerak Bersama Rehabsos Dinsos Garut Salurkan Sembako Bantu Disabilitas  - Kilas Garut News

Di Bulan Penuh Hikmah Kepedulian Tak Boleh Menunggu, LKSA Al Usman Bergerak Bersama Rehabsos Dinsos Garut Salurkan Sembako Bantu Disabilitas 

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Ramadhan adalah bulan empati. Bulan ketika rasa lapar mengajarkan arti peduli, dan ketika hati diuji untuk lebih peka terhadap penderitaan sesama.

Di Kampung Panyeredan RT 02 RW 05, Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dua penyandang disabilitas menjalani hari-hari Ramadhan dalam keterbatasan yang tidak ringan. Jumat (20/2/2026).

Bapa Ohim adalah penyandang disabilitas netra—ia tidak dapat melihat. Dalam kesehariannya, ia sangat bergantung pada bantuan orang lain untuk beraktivitas. Sementara Reza hidup dengan disabilitas dalam kemampuan berbicara dan kondisi mental, yang membuatnya kesulitan berkomunikasi serta berinteraksi secara normal.

Keduanya bertahan dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kondisi inilah yang ditemukan dan divalidasi oleh LKSA Al Usman saat melakukan pendampingan sosial di wilayah tersebut. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa keduanya membutuhkan perhatian dan bantuan jaminan hidup secara mendesak.

Tanpa menunggu lama, laporan resmi segera disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut melalui Bidang Rehabilitasi Sosial.

Dan di bulan suci yang penuh hikmah ini, respons datang cepat. Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima dan diverifikasi, atas arahan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Ganjar Nugraha Kuswara, SE., M.Si, staf Rehabsos yakni Cucu Sumiati, S.E., M.Si dan Yusuf Ramdan, SST turun langsung ke lapangan.

Baca Juga :  Media Online Kilas Garut News, PAC Pemuda Pancasila Garut Kota Bersama AGJ Garut Bagikan Paket Nasi Kotak Untuk Anak-anak Yatim

Mereka mendatangi LKSA Al Usman, kemudian bergerak menuju rumah penerima manfaat untuk menyerahkan bantuan secara langsung.

Sejumlah paket sembako berupa beras, ikan sarden, gula pasir, minyak goreng, mie instan rebus, serta perlengkapan mandi diserahkan kepada Bapa Ohim dan Reza. Bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi penguat kehidupan mereka di tengah keterbatasan.

Kabid Rehabsos Dinas Sosial Kabupaten Garut, Ganjar Nugraha Kuswara, SE., M.Si, menegaskan bahwa Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial.

“Di bulan yang penuh berkah ini, kita tidak boleh menutup mata terhadap saudara-saudara kita yang rentan. Begitu laporan dari LKSA Al Usman kami terima dan dinyatakan valid, kami langsung bergerak. Penyandang disabilitas adalah prioritas dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadinsos Aji Sekarmaji Tekankan Komitmen Dukung Penyandang Disabilitas di Garut

Sementara itu, Ketua LKSA Al Usman, Deden Kurnia, S.Pd, menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang keberpihakan sosial.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk merasakan. Bapa Ohim yang tidak bisa melihat, dan Reza yang memiliki keterbatasan dalam bicara serta mental, adalah saudara kita. Mereka harus kita jaga martabatnya. Kami tidak ingin mereka merasa sendiri,” ungkap Deden dengan penuh haru.

Ia menambahkan bahwa LKSA Al Usman akan terus bergerak melakukan pendataan dan pendampingan agar tidak ada lagi penyandang disabilitas yang luput dari perhatian.

“Kemanusiaan tidak boleh musiman. Ramadhan hanya menguatkan hati kita untuk bergerak lebih cepat dan lebih tulus,” tambahnya.

Di Panyeredan, bantuan itu bukan sekadar sembako. Ia adalah tanda bahwa empati masih hidup. Bahwa kolaborasi antara lembaga sosial dan pemerintah mampu menghadirkan kehadiran nyata negara di tengah masyarakat yang membutuhkan. Dan di bulan suci ini, kepedulian menjadi ibadah yang paling terasa maknanya.

(dk)

Berita Terkait

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut
LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut
Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman
LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI
Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu
Bakti Sosial Polres Garut Tuai Apresiasi, Wujud Nyata Polri untuk Masyarakat
Muhammad Rizki Bersama Yayasan Dompet Kebaikan Umat Tebar Kebahagiaan Ramadan di Desa Pasirlangu
Bursa Sekda Garut Makin Membara, Tiga Nama Ini Jadi “Pilihan Warga” Pengganti H. Nurdin Yana
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:25 WIB

LKS Al Usman Jadi Jembatan Kemanusiaan, Rifa Nurazizah Putri Warga Desa Cinunuk Wanaraja Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Garut

Selasa, 15 September 2026 - 22:29 WIB

LKS Al Usman Sucinaraja Kembali Hadirkan Harapan, Muhammad Nabil Rafif Kini Bisa Mendengar Berkat Alat Bantu dari Dinsos Garut

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Dua Disabilitas di Karangpawitan Akhirnya Dapat Sembako, Dinsos Garut Respons Laporan LKS Al Usman

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:19 WIB

LKS Al Usman Buka Fakta Miris: Dua Disabilitas di Karangpawitan Belum Tersentuh KTP, Bansos dan BPJS PBI

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Pendamping PKH dan LKS Al-Usman Kawal Hak Bansos Warga Desil 1–4 di Sukaratu

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!