Bupati Garut Pimpin Prosesi Sakral HJG ke-213, dari Mapag Hurip hingga Ziarah Para Leluhur - Kilas Garut News

Bupati Garut Pimpin Prosesi Sakral HJG ke-213, dari Mapag Hurip hingga Ziarah Para Leluhur

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin langsung rangkaian kegiatan sakral dalam peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan diawali dengan Upacara Adat Mapag Hurip Gumiwang Ci Garut, dilanjutkan Napak Darma Lingga Buana di Titik Nol Garut, hingga ziarah ke makam para Bupati terdahulu.

Prosesi Mapag Hurip Gumiwang Sumur Ci Garut digelar di SMPN 1 Garut, lokasi yang diyakini menjadi titik awal sejarah berdirinya Kabupaten Garut. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Garut Nurdin Yana, Ketua DPRD Aris Munandar, para Kepala SKPD, serta keluarga besar SMPN 1 Garut.

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi sejarah dan penguatan komitmen membangun daerah.

“Kita melaksanakan ini untuk mengingat kembali perjalanan awal berdirinya Kabupaten Garut serta jasa para leluhur. Membangun Garut harus dilakukan dengan serius, dengan harapan ke depan semakin banyak perubahan positif yang terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyebut Sumur Ci Garut sebagai simbol peradaban awal Garut.

Baca Juga :  Carut-Marut DTSEN di Garut, Banyak Warga Tidak Dapatkan Bansos

“Sumur ini bukan hanya mata air, melainkan sumber cerita, sumber kehidupan, dan titik awal peradaban di Kabupaten Garut. Merawatnya adalah bentuk penghormatan terhadap leluhur yang telah menancapkan jejak sejarah,” ungkap Beni.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi Napak Darma Lingga Buana di Titik Nol Garut, Jalan Kiansantang, tepat di depan Kantor BPKAD Garut. Prosesi ini menjadi simbol identitas dan komitmen bersama dalam membangun Garut yang adil, makmur, dan sejahtera.

Beni Yoga menegaskan, pelaksanaan dua upacara adat tersebut menjadi sejarah baru dalam peringatan HJG ke-213. Pemerintah berharap generasi muda semakin mengenal dan bangga terhadap jati diri daerahnya.

“Semoga ini menjadi langkah awal yang mulia untuk menjaga dan menguatkan jati diri Garut agar tetap lestari dan mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Garut melaksanakan ziarah ke makam para Bupati terdahulu. Ziarah diawali di TPU Cipeujeuh, Kelurahan Paminggir, tempat dimakamkannya Bupati Garut pertama, Raden Adipati Arya (RAA) Adiwidjaya yang menjabat pada 1813–1831.

Baca Juga :  Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji, menjelaskan bahwa makam tersebut menjadi bukti sejarah peralihan pemerintahan dari Kabupaten Balubur Limbangan ke Kabupaten Garut.

“Beliau adalah putra sulung Dalem Sumedang, Pangeran Kornel. Di kompleks ini juga dimakamkan istri beliau, Raden Ajeng Situ Ningrum,” jelas Aji.

Ziarah dilanjutkan ke Kompleks Makam Keluarga Hoofd Panghoeloe R.H.M. Moesa di Jalan Kabupaten, Garut Kota. Di lokasi tersebut dimakamkan sejumlah tokoh besar, termasuk lima Bupati Garut, yakni Raden Adipati Suryanatakusuma (III), Raden Adipati Aria Wiratanudatar VII (IV), Raden Adipati Aria Soeria Kartalegawa (V), Raden Adipati Aria Moehammad Moesa Soeria Kartalegawa (VI), dan Raden Gahara Wijaya Surya (XIII).

Peringatan Hari Jadi Garut ke-213 kali ini bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat kuat akan akar sejarah dan tanggung jawab bersama dalam meneruskan perjuangan membangun Garut ke arah yang lebih maju.

(wan*)

Berita Terkait

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?
Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus
Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan
Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat
Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut
Srikandi Garut Bersinar, Nadya Borong Medali di Kejurnas Panahan Junior 2026
Haul Akbar Pendiri HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Digelar 2 Agustus, Ribuan Pendekar Diundang Hadir
Bupati Syakur Hadiri Battle of Honor Vol. 2, Rangga Ramadan Buktikan Bela Diri Bisa Dongkrak Ekonomi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:15 WIB

176 Peserta Berebut Tiket Mojang Jajaka Garut 2026, Siapa Bakal Jadi Face of Garut?

Jumat, 11 September 2026 - 13:12 WIB

Lomba Desain Baju PKKMB IPI Garut Dibuka, Saatnya Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Identitas Kampus

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Rapat Tahunan HPSI Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Pusat DPC Garut, Perkuat Konsolidasi dan Persaudaraan

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Bupati Garut Hadiri Haol Akbar Ke-36 Pendiri Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka, Tegaskan Pentingnya Lestarikan Pencak Silat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Dari Hawu ke Panggung Nasional, Nyanet Festival 2026 Jadi Kebanggaan Kabupaten Garut

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!