Jelang Idul Adha, Pj Bupati Garut Instruksikan Diskanak Pastikan Kesehatan Hewan Kurban   - Kilas Garut News

Jelang Idul Adha, Pj Bupati Garut Instruksikan Diskanak Pastikan Kesehatan Hewan Kurban  

Avatar photo

- Reporter

Senin, 10 Juni 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Sesaat lagi seluruh umat Islam di dunia, khususnya di Kabupaten Garut akan melaksanakan ibadah kurban. Penjabat (Pj.) Bupati Garut, Barnas Adjidin berharap pelaksanaan kurban di Kabupaten Garut dapat berjalan dengan lancar.

Guna mewujudkan itu, Barnas meminta agar Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Garut dapat mempersiapkan upaya-upaya menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemerintah pusat sendiri sebelumnya telah memutuskan pelaksanaan Idul Adha 1445 Hijriah jatuh pada hari Senin, 17 Juni 2024.

Pj Bupati Garut menginstruksikan agar Diskannak Garut untuk memantau hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Garut, sehingga hewan kurban di Kabupaten Garut dapat terjaga keamanan dan kesehatannya.

“Oleh karena itu mulai hari ini dan seterusnya pantau pergerakan hewan yang diperjualbelikan. Dan tentunya semua yang harus kita lakukan itu betul-betul berorientasi kepada kebutuhan, dan berorientasi kepada masyarakat,” ungkapnya saat memimpin apel gabungan, di Lapang Sekretariat Daerah, Senin (10/6/2024).

Ia berharap, agar harga hewan kurban di lapangan dapat terkendali, apalagi menjelang pelaksanaan Idul Adha. Selain itu, ia mengingatkan agar proses penyembelihan hewan kurban hingga pembagian daging kurban dapat dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Menjelang Perayaan Idul Adha Polres Garut Himbau Penjual Hewan Ternak Agar Tingkatkan Kewaspadaan

“Saya minta semua pegawai ini untuk memantau, dan nanti Pak Sekda untuk mengatur alurnya bagaimana agar masyarakat tidak berebut (daging) hewan kurban,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Diskannak Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyebutkan, jumlah ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Garut pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu, dimana tahun lalu pemerintah daerah menyiapkan hewan kurban sebanyak 9.200 ekor sedangkan untuk tahun ini adalah sebanyak 9.900 ekor.

“Jadi ada penambahan sekitar 700 ekor. Untuk sapi dan kerbau ya, jadi alhamdulilah untuk sapi dan kerbau, untuk pemenuhan Kabupaten Garut saya kira ini sudah mencukupi,” ucapnya.

Untuk mengawasi kesehatan hewan kurban di Kabupaten Garut, Beni menyampaikan bahwa pihaknya selama dua minggu kebelakang telah melaksanakan pendataan kesehatan hewan kurban yang ada di Kabupaten Garut dengan melakukan pemeriksaan di masing-masing kandang.

Sementara untuk hewan yang berasal dari luar Garut, pihaknya telah berkoordinasi dengan kabupaten/kota distributor hewan kurban untuk melampirkan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal.

Baca Juga :  Kader Partai Gerindra Hasanudin : Akan Ada Kejutan di Pilkada 2024 Mendatang

“Nah sehingga nanti sampai di sini kita periksa kembali, kita lihat kondisi di lapangannya kalau sesuai dengan SKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) yang mereka buat kita beri kartu keterangan hewan sehat untuk antisipasi kalau yang dari daerah luar, kalau yang dari internal Garut itu sudah intensif kita lakukan pengawasan,” ucapnya.

Beni menerangkan bahwa kondisi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ataupun Lumpy Skin Disease (LSD) sudah bisa dikendalikan di Kabupaten Garut, di mana saat ini jumlah kasus penyakit tersebut masih berada di bawah 10%.

Tak hanya itu, pihaknya juga melaksanakan upaya sigap jika terdapat hewan yang bergejala PMK ataupun LSD, Diskannak Garut langsung melakukan upaya penanganan agar penyakit tersebut tidak menular kepada hewan kurban lainnya.

“Kemarin yang terdata di kita itu hanya sekitar 120 an lebih, 120 ekor dari 9.000. Jadi kurang satu persen, jadi alhamdulilah masih kita kendalikan, dan peternak juga sekarang sudah punya pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.(Deden Kurnia*).

Berita Terkait

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi
Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut
Aksi Pembobol Rumah Terhenti, Polisi Amankan Pelaku Beserta Hasil Curian
Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum
Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi
Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda
Resmi Dilantik, PC SEPMI Kabupaten Garut Masa Jihad 2025-2027 Siap Melesat Menuju Garut Hebat
Dukung Program Prabowo, BPJPH Percepat Sertifikasi Halal SPPG di Kabupaten Garut
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:41 WIB

Bawa Kapak dan Pisau, Enam Pemuda di Garut Diduga Hendak Tawuran Diciduk Polisi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21 WIB

Granat Diduga Peninggalan Masa Revolusi Ditemukan Warga, Tim Jibom Polda Jabar Lakukan Pemusnahan di Leles Garut

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:46 WIB

Kasat Reskrim Polres Garut Berganti, AKP Herman Saputra Siap Perkuat Penegakan Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:13 WIB

Sidak Tambang di Leles Berujung Sanksi, Tiga Lokasi Tak Bisa Lagi Beroperasi

Senin, 1 Juni 2026 - 12:49 WIB

Ega Mahesa: Kemajuan Digital Harus Disikapi Bijak oleh Generasi Muda

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!