Diduga Gunakan NIK Orang Lain, FSRI Garut Panggil PT. Smartfren - Kilas Garut News

Diduga Gunakan NIK Orang Lain, FSRI Garut Panggil PT. Smartfren

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 1 Februari 2023 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Adanya dugaan pencaplokan data (NIK)orang lain yang digunakan untuk aktivasi nomer kartu perdana yang dilakukan oleh oknum karyawan PT Smartfren.

Sejumlah warga dan Forum Suara Rakyat Indonesia (FSRI) kabupaten Garut melakukan audensi di aula gedung DPRD komisi I, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dalam kesempatan audensi berlangsung, selain warga dan jajaran FSRI Garut. Hadir ketua komisi 1 yang diwakili oleh Mohtar Wildan, Kepala Disduk Capil Garut Nasir, Sekdis Kominfo Garut Agus Barkah, Disnakertrans Garut diwakili bidang tenaga kerjaan A Yudi Tahayudin dan dari pihak PT.Smartfren perwakilan Garut.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Pemadaman, TNI AD Serahkan Mobil Tangki Air untuk Disdamkarmat Garut

Ketua FSRI Kabupaten Garut Boy mengatakan, hari ini kita melakukan audensi dalam rangka mencari solusi terkait adanya dugaan aktivasi kartu tanpa ijin yang dilakukan oleh oknum karyawan PT.Smartfren Telkom.

Hal itu, lanjut Boy,berdasarkan temuan dari hasil investigasi dilapangan yang terdapat dibeberapa konter wilayah kabupaten Garut.’ujar Boy dalam audensinya.Rabu (31/1/2023).

Ditempat yang sama, salah seorang yang mengaku superficer PT Smartfren Nenden turut menyampaikan, dengan adanya audensi ini sebenarnya sangat membantu kita semua berbagai pihak baik,dari Smartfren, pemerintah,dan itansi lain sebagainya.

Baca Juga :  Polsek Tarogong Kidul Polres Garut Hadiri Undangan Kegiatan Pelantikan PMI Kabupaten Garut

“Tentu agar semuanya klier yah.”ujar Nenden kepada wartawan usai melaksanakan audensi di gedung DPRD Garut.

Justru kita ini jadi mengetahui apa sebenarnya yang tengah terjadi seperti, spot-spot kelemahan yang perlu kita perbaiki diselanjutnya agar istilahnya perbaikan untuk kedepannya.

Dengan adanya indikasi tersebut memang kita jadi tahu kondisi dilapangan ternyata kaya gimana,dan mungkin tindakan selanjutnya harus dilakukan agar tidak terjadi lagi. Intinya sama -sama kita perbaiki.”tandasnya

Berita Terkait

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak
Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda
Dandim 0611/Garut Tegaskan Upacara Bendera Bukan Sekadar Rutinitas, Jadi Pengingat Pengabdian kepada Bangsa
Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi
Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan
Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles
Terbaring Kaku, Dua Warga Disabilitas Desa Situsaeur Karangpawitan Terpaksa Datang ke Kecamatan Demi KTP
Polres Garut Kini Punya SPKLU, Sinergi dengan PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:40 WIB

78 Tahun Polwan Mengabdi, Polwan Polres Garut Perkuat Kepedulian Sosial dan Perlindungan Anak

Selasa, 1 September 2026 - 00:28 WIB

Bupati Garut Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN, Tekankan Pelayanan Publik dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Yudha Soroti Nasib Sepasang Lansia di Pakenjeng: Masuk Desil 1 Selama 13 Tahun Lumpuh, Bantuan Sembako Tak Kunjung Terealisasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Garut Diperketat! Kapolres dan Dandim Pimpin KRYD, 4 Penjual Miras Diamankan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Cari Sisa Padi Usai Panen, Lansia 88 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Jagung Leles

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!