Wabup Garut Hadiri Acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Yang Digelar Dinkes Garut - Kilas Garut News

Wabup Garut Hadiri Acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Yang Digelar Dinkes Garut

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 27 Juli 2022 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kilas Garut News-Bertempat di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Garut telah dilaksanakan acara Rembuk Stunting Tingkat kabupaten dengan dihadiri Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman. Selasa (26/07/2022).

Selain Wakil Bupati Garut,turut hadir dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diantaranya,para Kepala Kecamatan,dan lurah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyampaikan, Rembuk Stunting ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam rangka menurunkan angka Stunting, dari hasil pendataan pengukuran balita yang sebelumnya telah dilakukan dalam Bulan Penimbangan Stunting (BPS) pada Juni 2022 lalu.

“Ini kan angkanya 15,6 persen memang ini sudah dibawah daripada standar WHO, namun pemerintah pusat menginginkan kita di angka 14 persen (di) tahun 2024. Kita mengejar 2023 sudah tercapai mudah-mudahan,” ujarnya

Lebih jauh Helmi menjelaskan, saat ini pihaknya akan mengoptimalkan kinerja dari tim pendamping keluarga yang saat ini berjumlah hampir 6 ribu. Ia menyebutkan, sasaran dari pemerintah daerah saat ini bukan hanya keluarga yang memiliki balita stunting saja, akan tetapi juga keluarga yang berisiko stunting.

Baca Juga :  PD 'Aisyiyah Garut Bersama Kemenkes dan Dinkes Canangkan Komitmen Pencegahan Sunat Perempuan

“Nah ini saya jumlahkan ada sekitar 230 ribuan (sasaran), inilah sasaran yang harus kita optimalkan agar betul-betul keluarga yang berisiko ini tidak menghasilkan stunting yang baru. Jadi stunting yang lama kita sembuhkan tidak stunting lagi, stunting yang baru kita stop,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, dirinya akan turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk mengecek apakah tim pendamping keluarga di daerah tersebut sudah berjalan dengan baik atau tidak.

Berdasarkan data pengukuran stunting sebelumnya, dr. Helmi menyampaikan, bahwa hasil dari pengukuran tersebut lebih akurat karena semua balita stunting di Kabupaten Garut dilakukan pengukuran, pengukurannya menggunakan alat ukur standar internasional, serta pengukuran ini dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih.

Pemkab Garut, imbuh dia, menargetkan pada tahun 2023 angka stunting di Kabupaten Garut bisa terus menurun hingga angka 14%, sesuai dengan target nasional.

Baca Juga :  Ciptakan Rasa Aman di Jalan Raya, Polsek Cibiuk Polres Garut Giat Operasi Knalpot Bising

“Mudah-mudahan kalau kita serius yang stunting ini bisa turun menjadi 14 persen, saya optimis itu tahun 2023. Enam bulan dari sini angka aman tuh 14 persen maksimal 14 persen,” harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama,menurut Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut dr. Tri Cahyo Nugroho mengatakan, sebelumnya dalam pelaksanaan BPS pihaknya memiliki sasaran pengukuran jumlah balita sebanyak 220.042 balita.

“Adapun jumlah balita yang ditimbang atau hadir di posyandu atau sudah dilakukan swiping adalah 205.062 atau 92,8%. Adapun hasil balita stunting sebagai berikut jumlah balita stunting 31.943 atau 15,6 persen,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, tujuan dari diselenggaraannya rembuk stunting ini adalah adanya dokumen hasil analisa situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting yang terintegrasi.

“Yang kedua deklarasi komitmen pemerintah dan seluruh stakeholder yang hadir untuk berperan dalam upaya pencepatan penurunan stunting baik dalam pencegahan maupun pengobatan,” pungkasnya.(Agus*).

Berita Terkait

Rumah Edin di Talegong Ludes Terbakar, Warga dan Forkopimcam Bantu Padamkan Api
Sportivitas dan Semangat Kebersamaan Warnai Liga Voli Antar-Desa Garut
Wakapolres Garut Deny Rahmanto Pimpin Langsung Pengamanan Nobar Persib Bandung
Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti
Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis
Kadinsos Garut Marlinda Temui Mensos RI, Bersiap Bangun Sekolah Rakyat dan Infrastruktur Sosial
Dari Ucapan Pernikahan hingga Duka Cita, Yans Florist Setia Layani Warga Garut 24 Jam
Harukan Banyak Orang, Ruli Berkebutuhan Khusus Ikut Antusias Ikut Bangun TMMD ke 128 
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

Rumah Edin di Talegong Ludes Terbakar, Warga dan Forkopimcam Bantu Padamkan Api

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:41 WIB

Sportivitas dan Semangat Kebersamaan Warnai Liga Voli Antar-Desa Garut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:31 WIB

Wakapolres Garut Deny Rahmanto Pimpin Langsung Pengamanan Nobar Persib Bandung

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:46 WIB

Dinsos Garut Turun Tangan Setelah LKS Al Usman Temukan Warga Disabilitas Terlantar Bansos di Linggamukti

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:42 WIB

Disdukcapil Garut Turun Gunung di TMMD, Warga Mekarmulya Serbu Layanan Adminduk Gratis

Berita Terbaru

Suara Garut

Warga Temukan Pria Meninggal di Pemakaman TPA Panyabungan Garut

Senin, 25 Mei 2026 - 13:03 WIB

 

ALERT : Content Is Protected !!