Apel Siaga Karhutla Digelar, Kapolres Garut Ingatkan Pentingnya Pencegahan Dini - Kilas Garut News

Apel Siaga Karhutla Digelar, Kapolres Garut Ingatkan Pentingnya Pencegahan Dini

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Polres Garut menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Garut Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapang Apel Mapolres Garut. Selasa (11/8/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Garut H. Aah Anwar Saefulloh, S.Sos., ST., M.Si., Kadis Damkar Garut H. Usep Basuki Eko, S.H., M.H., Kasatpol PP Kabupaten Garut Ganda Permana, S.Sos., Kadinkes Garut dr. Hj. Leli Yuliani, M.M. para Pejabat Utama Polres Garut, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Damkar, BPBD, Dishub, Satpol PP dan PMI. Keterlibatan lintas sektoral ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Garut.

Dalam arahannya, Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, perlengkapan, sekaligus pola koordinasi antarlembaga dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Polres Garut Polda Jabar Berbagi Takjil Gratis di Awal Bulan Suci Ramdhan 1443 H/2022

“Karhutla merupakan ancaman yang dapat berdampak luas, tidak hanya terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat, aktivitas sosial ekonomi, keselamatan warga serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Niko saat ditemui awak media.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Garut yang memiliki kawasan hutan, pegunungan, perkebunan, lahan pertanian hingga permukiman memerlukan kewaspadaan dan langkah pencegahan secara berkelanjutan.

Kapolres menekankan pentingnya langkah preventif dan preemtif melalui peningkatan patroli, pemantauan wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat serta membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

“Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, pemerintah desa dan seluruh unsur terkait harus menjadi ujung tombak dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta konsekuensi hukum dari tindakan pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Selain aspek pencegahan, kesiapsiagaan personel dan peralatan juga menjadi perhatian utama. Seluruh sarana pendukung seperti kendaraan operasional, alat pemadam kebakaran, pompa, selang, alat komunikasi dan perlengkapan keselamatan personel harus dipastikan dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Garut : Selama Aksi Berlangsung Rekayasa Arus Lalu Lintas Diberlakukan 

Kapolres Garut AKBP Niko N Adi Putra juga menekankan pentingnya kecepatan dan sinergitas dalam setiap penanganan kejadian Karhutla, mulai dari kecepatan menerima laporan, mendatangi lokasi, melakukan pemadaman hingga koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

“Polri, TNI, BPBD, Damkar, pemerintah daerah, kecamatan, desa, relawan dan seluruh stakeholder harus berada dalam satu pola penanganan yang terpadu tanpa ego sektoral,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Garut juga mengingatkan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan, kelalaian maupun tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan hingga menyebabkan terjadinya Karhutla.

“Kita harus mampu melakukan pencegahan sejak dini. Setiap potensi maupun kejadian Karhutla agar segera dilaporkan secara berjenjang dan direspons dengan cepat. Namun keselamatan personel dan masyarakat tetap menjadi prioritas,” jelas AKBP Niko.

Polres Garut untuk terus melakukan pemetaan dan monitoring wilayah rawan Karhutla, meningkatkan patroli dan sambang, memperkuat komunikasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar serta stakeholder lainnya, sekaligus meningkatkan peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

(dk)

Berita Terkait

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia
Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata
Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan
Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul
Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas
Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman
Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD
Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:27 WIB

Jangan Coba-Coba Pakai Knalpot Brong, Polsek Karangpawitan Gencarkan Razia

Senin, 7 September 2026 - 11:01 WIB

Abu Vulkanik Turun, Polres Garut Ingatkan Warga: Lindungi Pernapasan dan Mata

Senin, 7 September 2026 - 10:53 WIB

Bupati Garut Soroti Abu Vulkanik, Karhutla, dan Prestasi ASN dalam Apel Gabungan

Minggu, 6 September 2026 - 10:20 WIB

Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul

Sabtu, 5 September 2026 - 19:47 WIB

Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!