Tekan Biaya Kampanye Pemilu 2024, Manfaatkan Adanya Media Sosial - Kilas Garut News

Tekan Biaya Kampanye Pemilu 2024, Manfaatkan Adanya Media Sosial

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 22 Agustus 2023 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Indonesia merupakan negara demokrasi di mana menggunakan proses pemilihan umum (pemilu) untuk memilih legislatif. Biasanya banyak strategi caleg untuk menggaet simpati masyarakat mendekati pemilu.

Untuk mempersiapkan Pemilu 2024 tentunya kamu melihat di pinggir jalan banyak sekali baliho-baliho dengan menampilkan wajah-wajah atau tokoh politik kan? Atau kamu pernah melihat pembagian sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya tetapi ditempeli dengan wajah atau tokoh politik?

Nah, kira-kira apa sih yang diinginkan para caleg dengan adanya kegiatan macam itu mendekati pemilu. Simak ulasan berikut ya!

Pake fulus belum tentu mulus. Kini pemilu banyak diikuti oleh kaum milenial. Banyak di antara mereka pun melek dengan informasi dan lebih kritis dalam menentukan pilihannya.

Zaman sekarang uang bukanlah segalanya, karena banyak juga caleg yang habis uang banyak tetapi tetap saja tidak jadi anggota legislator.

Untuk menggaet suara dalam pemilu, kini caleg perlu menuangkan ide-ide kreatif lho, mengapa? Karena kini para pemilih di Indonesia tidak hanya berusia tua tetapi usia muda atau milenial pun sudah dapat menentukan pilihannya.

Baca Juga :  Peringati HKN 2023, Bupati Garut Sebut Luar Biasa Terhadap Capaian Prestasi Entitas Kesehatan

Maka dari itu, strategi menggunakan uang bukan lagi menjadi pilihan utama bagi caleg untuk menarik simpati dari masyarakat.

Adanya peraturan Undang-Undang Tindak pidanapolitik uang diatur dalam Pasal 523 ayat (1) sampai dengan ayat (3) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang dibagi dalam 3 kategori yakni pada saat kampanye, masa tenang dan saat pemungutan suara menjadikan caleg berpikir ulang untuk melakukan politik uang.

Pengaruh politik uang untuk tahun 2024 nanti kemungkinannya sangat kecil lantaran kini para pemilih sudah memiliki tingkat kesejahteraan dan kecerdasan yang meningkat.

Nah, menurut Agus Eot bahwa Manfaatkan media sosial untuk berkampanye.

Sudah rahasia umum jika keperluan untuk kampanye itu membutuhkan modal yang besar.

Baca Juga :  Divisi Penindakan Penanganan Sengketa Panwascam Sucinaraja Pertegas Regulasi Penanganan Teknis Pelanggaran Pemilu 2024

Pemasangan baliho, banner, pamflet, stiker, dan alat kampanye lainnya akan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pada Pasal 74 ayat (5) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 disebutkan bahwa sumbangan dana Kampanye tersebut dari perseorangan paling banyak Rp 75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah) dan dari badan hukum swasta paling banyak 750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah).

Untuk menekan pengeluaran tersebut, sebaiknya strategi caleg tidak hanya kampanye secara konvensional tetapi juga memanfaatkan media sosial.

Kemudahan dalam berselancar di dunia maya perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin saat mendekati masa kampanye.

Membuat konten-konten menarik, aktif di media sosial, membuat caleg akan lebih dikenal oleh masyarakat khususnya oleh milenial.

Manfaatkan segala macam platform yang ada untuk menjaga dan membentuk basis suara. Ide-ide untuk kampanye kreatif semakin kesini semakin menarik. Tentunya, strategi caleg tanpa uang perlu diapresiasi lebih ya.

(Deden Kurnia).

Berita Terkait

Polres Garut Sikat Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Positif Amphetamine-Methamphetamine Terjaring
Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026
Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival
Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah
25 Paket Sabu Gagal Beredar di Garut, Polisi Kantongi Identitas Bandar ‘N’
Bupati Garut Tegaskan Negara Harus Hadir, Perda Bantuan Hukum Disiapkan untuk Warga Miskin
Dandim Garut Resmikan Jalan Rabat Beton 3,8 Km Penghubung Dua Desa, Dorong Akses Ekonomi Warga Cibalong
Sertijab Kapolres Garut, Siap Mengawal Kamtibmas untuk Masyarakat
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Polres Garut Sikat Tempat Hiburan Malam, Dua Orang Positif Amphetamine-Methamphetamine Terjaring

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Dari Kaki Gunung Papandayan, Bupati Syakur Gaungkan Persahabatan Dunia Lewat Kite Festival 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Garut Satu Langit untuk Dunia, Bupati Syakur Tekankan Persahabatan dan Perdamaian Lewat Kite Festival

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Dari Aceh hingga Palestina, Kini WFI Hadir di Garut Bawa Misi Kemanusiaan dan Bedah Rumah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:40 WIB

25 Paket Sabu Gagal Beredar di Garut, Polisi Kantongi Identitas Bandar ‘N’

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!