Redaksi Kilas

Tanggap Darurat 24 Kecamatan Terdampak di Kabupaten Garut Resmi Ditetapkan

KILASGARUTNEWS.id|Pemerintah Kabupaten Garut resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana menyusul meluasnya dampak bencana yang menerjang puluhan wilayah. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, saat memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemkab Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (20/4/2026).

Status tanggap darurat tersebut diberlakukan mulai 18 April hingga 1 Mei 2026, setelah bencana diketahui telah berdampak pada sekitar 24 kecamatan dengan tingkat kerusakan yang beragam.

Dalam arahannya, Nurdin Yana menegaskan pentingnya kecepatan dan sinergi lintas sektor dalam menangani situasi darurat ini. Ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bergerak cepat tanpa menunggu instruksi berulang.

“Semua harus bergerak. Jangan saling menunggu. Percepat komunikasi dan pastikan setiap permasalahan di lapangan segera ditangani agar tidak menimbulkan stigma negatif di masyarakat,” tegasnya.

Sejumlah instruksi strategis pun langsung dikeluarkan untuk memastikan penanganan berjalan optimal:

  • BPBD sebagai leading sector diminta memperkuat koordinasi penanggulangan, termasuk aspek teknis dan administratif serta pemenuhan kebutuhan yang telah terdata.
  • BPKAD didorong segera mempercepat proses penganggaran agar penanganan sesuai dengan skema yang telah disusun.
  • Inspektorat diminta aktif melakukan pengawasan guna memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel.
  • Diskominfo ditugaskan sebagai garda terdepan komunikasi publik (GPR), menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan mampu menangkal isu negatif di tengah masyarakat.

Sekda juga menekankan bahwa setiap langkah penanggulangan harus mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat terdampak, bukan sekadar prosedur administratif.

Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, Pemerintah Kabupaten Garut memastikan seluruh sumber daya akan dikerahkan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan wilayah, sekaligus menjamin keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak tinggal diam, melainkan hadir dan bergerak cepat dalam menghadapi situasi krisis yang tengah melanda Kabupaten Garut.

(dk)

Kilas Garut News

Recent Posts

Jalan Sehat hingga Bazar UMKM Meriahkan Aktivasi dan Rebranding Garut Plaza

KILASGARUTNEWS.id|Upaya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Kabupaten Garut terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Aktivasi…

6 jam ago

Polisi Amankan Lokasi Penemuan Benda Diduga Hulu Ledak Mortir di Tarogong Kidul

KILASGARUTNEWS.id|Polsek Tarogong Kidul Polres Garut melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan satu buah…

7 jam ago

Demi Lingkungan Sekolah Lebih Aman, SDN 1 Maroko Bangun TPT dari Hasil Penjualan Genteng Bekas

KILASGARUTNEWS.id|Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman terus dilakukan SDN 1 Maroko, Kecamatan Cibalong,…

21 jam ago

Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango Garut, Blok Cilopang Jadi Prioritas karena Dekat Permukiman

KILASGARUTNEWS.id|Kebakaran lahan terjadi di wilayah Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (5/9/2026). Kobaran…

22 jam ago

Pariwisata Tumbuh 13,2 Persen, Bupati Garut Dorong Event Diperbanyak untuk Dongkrak Ekonomi dan PAD

KILASGARUTNEWS.id|Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang…

1 hari ago

Usai Resmikan PLTMH Curug Rahong, KASAD Lanjutkan Kunjungan ke Banyuresmi dan Serahkan Donasi untuk Masjid

KILASGARUTNEWS.id|Setelah meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Curug Rahong di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu,…

2 hari ago