Sosialisasikan Normalisasi Jalan Merdeka dan Guntur: Pedagang Diminta Tertib - Kilas Garut News

Sosialisasikan Normalisasi Jalan Merdeka dan Guntur: Pedagang Diminta Tertib

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 14 Mei 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KILASGARUTNEWS.id|Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Manusia (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut bersama tim gabungan melaksanakan Sosialisasi Surat Edaran Normalisasi Jalan Merdeka dan Jalan Guntur kepada para pedagang yang berada di lokasi tersebut, Rabu (14/5/2025).

Kegiatan sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak termasuk SKPD terkait, TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tarogong Kidul, pemerintah desa, perwakilan pedagang, serta Ikatan Warga Pasar (IWAPA).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Manusia (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memenuhi peraturan pemerintah terkait pemanfaatan jalan dan ruang jalan. Ia menuturkan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperlancar arus lalu lintas khususnya bagi para pengguna jalan, anak sekolah, para pekerja serta masyarakat umum lainnya.

“Sehingga aktivitas para pedagang ini harus sudah mulai menertibkan maksimal pukul 6 pagi harus sudah tidak berjualan, dan harus sudah menertibkan masing-masing,” ucap Ridwan Effendi.

Dalam sosialisasi tersebut, Pemkab Garut memberikan tenggat waktu bagi para pedagang untuk menertibkan diri mulai tanggal 16-18 Mei 2025. Ridwan Effendi memperingatkan bahwa jika dalam waktu yang ditentukan imbauan ini tidak dipatuhi, maka tindakan penertiban akan dilakukan oleh instansi berwenang. Ia pun mengapresiasi kesadaran para pedagang yang memahami bahwa berjualan di bahu dan badan jalan adalah tindakan yang kurang tepat.

Baca Juga :  Polsek Pasirwangi Polres Garut Giat Imunisasi BIAN di PKM Gadog

“Itu harapan yang perlu kami sampaikan, kepada segenap warga masyarakat dan agar menjadi maklum adanya. Terima kasih kepada masyarakat dan para pedagang yang telah bersama-sama bekerja sama dalam rangka menciptakan suasana aman dan tertib di wilayah Kabupaten Garut,” katanya.

Camat Tarogong Kidul, Ahmad Mawardi, mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan pemerintah daerah atas inisiasi sosialisasi ini. Ia berharap kesadaran dari masyarakat, khususnya para pedagang, untuk secara sukarela menempati tempat berjualan yang telah disediakan.

“Jadi berdagang pada tempat yang memang sudah disediakan, karena yang kita tau bahwa mereka juga ada yang memiliki jongko di dalam, ada juga memang dia punya jongko di pasar-pasar lain dengan memanfaatkan kondisi yang seperti ini mereka datang, karena banyak yang baru juga. Artinya di wilayah ini, di lokasi ini jangan sampai terus menjamur di kemudian hari,” ujar Ahmad.

Baca Juga :  Ratusan Personil Polres Garut Nonton Bareng Film ”Aku Rindu”, Begini Kata Kapolres Garut !

Ketua Ikatan Warga Pasar (IWAPA) Pasar Guntur Ciawitali, Suhartono, mewakili para pedagang pasar menyampaikan dukungannya terhadap upaya penertiban ini. Suhartono berharap langkah penertiban ini dapat terus berlanjut secara konsisten. Ia juga mengajak kepada seluruh pedagang, untuk dapat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan demi kebaikan bersama.

“Intinya kami juga ini mungkin sekali lagi meminta ini langkah ini terus dilanjutkan, bukan hanya untuk sebatas satu dua bulan, tapi untuk dilanjutkan khususnya biar tidak menjamur lagi, tidak terjadi lagi, pokoknya yang penting saya ini mohon kerja samanya dari pimpinan kita Bupati untuk terus melanjutkan kegiatan ini,” tandasnya.

Berita Terkait

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan
Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah
382 Kios dan Sarana Dagang Terdampak Kebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Kebut Pemulihan
Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan
Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga
Ketua FLKSI Jabar Deden Kurnia, Sertifikasi SDM Kesos Bukan Sekadar Formalitas, Perlindungan Penerima Manfaat Harus Jadi Prioritas
Bupati Garut Bongkar Kesenjangan Partisipasi Sekolah: Wajib Belajar 13 Tahun Terancam Jika Anak Masih Putus Pendidikan
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Berganti, Polres Garut Lakukan Penyegaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Hari Santri 2026, Pemkab Garut Salurkan Dana Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Sampah Garut Tak Bisa Terus Bergantung pada TPA, Putri Karlina Dorong Perubahan dari Rumah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Lapad Ruhama Dinsos Garut Dampingi Remaja Penderita Tifus, Akses Jaminan Kesehatan Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Kendaraan Dinas Dikerahkan, Kapolsek Cibalong Berjuang Salurkan Air Bersih ke Warga

Berita Terbaru

 

ALERT : Content Is Protected !!